Kamis, 5 Maret 2026
Amandit FM
Habar Banua

DWP Kalsel Resmi Luncurkan Gerakan Cegah Stunting di HSS, Sasar Remaja hingga Ibu Hamil

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 26 February 2026 | 12:50 PM

Background
DWP Kalsel Resmi Luncurkan Gerakan Cegah Stunting di HSS, Sasar Remaja hingga Ibu Hamil
DWP Kalsel Resmi Luncurkan Gerakan Cegah Stunting di HSS (Facebook/Prokopim HSS)

amanditmedia.id, Kandangan - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi meluncurkan Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas di Aula Kantor Kecamatan Sungai Raya, Kamis (26/2). Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pencegahan stunting sejak usia remaja.

Peluncuran kegiatan dilakukan langsung oleh Ketua DWP Kalsel, Masrupah Syarifuddin. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang juga Penasihat DWP Kabupaten HSS, Hj. Tata Syafrudin Noor. Kegiatan tersebut melibatkan ibu hamil, calon pengantin, remaja, serta siswi di wilayah Kecamatan Sungai Raya sebagai kelompok sasaran utama.

Gerakan ini difokuskan pada edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta pemahaman mengenai pentingnya kesiapan usia dan kondisi kesehatan sebelum memasuki pernikahan. Upaya ini diarahkan untuk membangun fondasi keluarga sehat dan berkualitas sejak dini, terutama bagi remaja putri calon ibu dan keluarga berisiko.

Selain edukasi, isu pencegahan pernikahan anak juga menjadi perhatian. Pernikahan usia dini dinilai berisiko terhadap kesehatan ibu dan bayi, termasuk meningkatkan potensi kelahiran anak stunting akibat belum optimalnya pemenuhan gizi dan kesiapan fisik ibu.

Program ini diharapkan mampu memutus rantai persoalan antar generasi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dukungan lintas sektor dinilai penting agar upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada ibu hamil, calon pengantin, serta anak yang terindikasi stunting di Desa Ida Manggala. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan nyata terhadap keluarga berisiko dalam rangka menekan angka stunting di daerah tersebut.

Tags