Senin, 27 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Harga Bapok Terkendali, Disdag Kalsel Siapkan Pasar Murah Tekan Inflasi

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 27 April 2026 | 01:38 AM

Background
Harga Bapok Terkendali, Disdag Kalsel Siapkan Pasar Murah Tekan Inflasi
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum berdampak signifikan terhadap harga bahan pokok di Kalimantan Selatan, yang hingga kini masih relatif terkendali di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah pasar menunjukkan kenaikan harga hanya terjadi pada beberapa komoditas tertentu dan masih dalam batas wajar.

Ia menjelaskan, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah plastik, yang dipengaruhi kondisi global, terutama harga minyak mentah sebagai bahan bakunya.

Sementara itu, harga bahan pokok utama seperti beras, telur, dan daging ayam cenderung stabil. Beras memang mengalami kenaikan, namun tidak signifikan, sedangkan telur dan ayam mulai menunjukkan tren stabil.

Di sisi lain, cabai masih menjadi penyumbang inflasi dengan harga mencapai sekitar Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan ini dipicu berkurangnya pasokan akibat kebun cabai yang terdampak banjir.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan produksi menurun sehingga harga di pasaran meningkat.

Sebagai langkah pengendalian inflasi, pemerintah daerah akan menggelar pasar murah secara masif di 14 kabupaten/kota selama satu bulan ke depan menjelang Iduladha.

Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti gula, minyak goreng, dan tepung, serta melibatkan sejumlah instansi terkait untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di masyarakat.

Tags