Lebih dari 100 Triliun! Inilah Total Kekayaan Fantastis Warren Buffett
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 25 March 2026 | 12:00 PM


Warren Buffett: Kakek-Kakek Paling Tajir yang Sarapannya Cuma Pake Kupon McD
Pernah nggak sih kalian bengong di pinggir jalan sambil ngayal, "Kalo gue punya duit 100 triliun, gue mau ngapain ya?" Biasanya, jawaban kita nggak jauh-jauh dari beli pulau pribadi, koleksi Ferrari tiap warna, atau mungkin beli klub bola sekalian biar bisa main jadi striker tiap minggu. Tapi, ada satu orang di dunia ini yang duitnya udah bukan lagi di level triliun rupiah, melainkan 154 miliar dolar AS. Kalau dikonversi ke rupiah, angkanya bikin kalkulator HP kita langsung error: sekitar 2.400 triliun rupiah lebih! Nama kakek gokil ini adalah Warren Buffett.
Bayangin, dengan duit segitu, Buffett bisa beli gorengan buat seluruh penduduk bumi selama tujuh turunan mungkin masih ada kembaliannya. Tapi yang bikin heboh bukan cuma soal tumpukan dolarnya yang udah setinggi langit, melainkan gaya hidupnya yang bener-bener di luar nalar buat ukuran orang terkaya di planet ini. Dia adalah antitesis dari gaya hidup "quiet luxury" atau "old money" yang sering kita lihat di TikTok. Buffett itu ibaratnya personifikasi dari istilah "stay humble, stay hungry," tapi dalam versi yang beneran nyata, bukan sekadar caption motivasi basi.
Bukan Tipe Sultan yang Hobi Flexing
Kalau kalian ngebayangin Warren Buffett itu kayak tokoh di film The Wolf of Wall Street yang hobi pesta pora di yacht, kalian salah besar. Si "Oracle of Omaha" ini malah jauh dari kesan glamor. Bayangin aja, meskipun dia bisa beli istana di setiap benua, Buffett sampai sekarang masih tinggal di rumah yang sama yang dia beli tahun 1958 seharga 31.500 dolar AS. Ya, kalian nggak salah baca. Rumah itu udah dia tempatin selama lebih dari 60 tahun! Kalau di Indonesia, mungkin itu tipe rumah yang kalau mau direnovasi dikit aja tetangga udah heboh, tapi buat Buffett, itu udah lebih dari cukup.
Nggak cuma soal rumah, urusan perut pun dia nggak neko-neko. Buffett itu penggemar berat McDonald's. Setiap pagi, dalam perjalanan ke kantornya di Berkshire Hathaway, dia bakal mampir ke drive-thru McD. Menu sarapannya pun tergantung kondisi pasar saham pagi itu. Kalau lagi naik, dia bakal beli yang agak mahalan, kalau lagi turun, dia cuma beli sosis sama telur yang harganya nggak sampai 4 dolar. Yang lebih epic lagi, dia sering banget pakai kupon buat bayar makanannya. Bayangkan, orang paling kaya di dunia masih nyari potongan harga! Ini tuh kayak kita dapet saldo GoPay 1 miliar tapi tetep nungguin promo gratis ongkir pas mau pesen seblak.
Filosofi Investasi: Sabar Adalah Koentji
Terus, gimana caranya kakek-kakek yang hobinya minum Coca-Cola (dia bisa minum lima kaleng sehari, lho!) ini bisa dapet duit segitu banyak? Jawabannya bukan dari main crypto yang naik turunnya kayak jet coaster, bukan juga dari jualan robot trading yang menjanjikan kaya instan. Buffett adalah penganut aliran "Value Investing". Prinsipnya sederhana tapi prakteknya susah setengah mati: beli saham perusahaan bagus di harga murah, terus simpan selamanya.
Dia nggak peduli sama tren yang lagi viral. Pas orang-orang heboh soal dot-com bubble atau demam teknologi yang aneh-aneh, dia tetep kalem pegang saham perusahaan yang produknya beneran kita pakai sehari-hari. Sebut aja Coca-Cola, Apple, sampai American Express. Dia selalu bilang, "Kalau kamu nggak mau pegang saham itu selama sepuluh tahun, jangan pernah coba-coba pegangnya selama sepuluh menit." Ini tuh tamparan keras buat anak muda zaman sekarang yang pengennya cuan kilat hari ini naruh duit, besok udah mau beli Pajero Sport.
Pelajaran Buat Kita Kaum Mendang-Mending
Melihat fenomena Warren Buffett dengan kekayaan 154 miliar dolar ini, sebenernya ada banyak hal yang bisa kita renungin sebagai kaum yang tiap akhir bulan makan promag. Berikut beberapa "wisdom" dari Opa Buffett yang mungkin bisa kita terapkan:
- Jangan FOMO: Buffett nggak pernah ikut-ikutan tren cuma karena semua orang melakukannya. Dia ngerti apa yang dia beli. Kalau kita nggak paham cara kerja sebuah bisnis, mending jangan nyemplungin duit ke sana cuma gara-gara kata influencer.
- Hiduplah di Bawah Kemampuan: Ini yang paling susah. Di era di mana gengsi lebih mahal daripada harga diri, gaya hidup Buffett yang sederhana itu keren banget. Dia membuktikan kalau kekayaan itu soal berapa banyak yang kita simpan, bukan berapa banyak yang kita pamerkan.
- Investasi Leher ke Atas: Buffett menghabiskan 80 persen waktunya buat baca buku. Dia pernah bilang kalau pengetahuan itu kayak bunga majemuk (compounding interest), makin lama makin numpuk dan makin sakti. Jadi, daripada scrolling reels berjam-jam, mending baca buku atau belajar skill baru.
- Sabar itu Aset: Kebanyakan kekayaan Buffett didapat setelah dia berumur 65 tahun. Artinya, dia sabar banget nunggu investasinya berbuah. Kita seringkali menyerah di tengah jalan karena ngerasa progres kita lambat, padahal pohon yang besar butuh waktu lama buat tumbuh.
Akhir Kata: Duit Bukan Segalanya, Tapi...
Di usianya yang udah kepala sembilan, Buffett tetep aktif dan kelihatan happy-happy aja. Dia sering bilang kalau kesuksesan yang sebenernya itu bukan dilihat dari angka di rekening bank, tapi dari berapa banyak orang yang mencintai kita. Terdengar klise emang, tapi kalau yang ngomong orang yang punya 154 miliar dolar, rasanya omongan itu punya bobot yang beda.
Jadi, buat kita-kita yang masih berjuang nyari cuan, kisah Warren Buffett ini pengingat kalau jadi kaya itu butuh proses, disiplin, dan sedikit rasa cuek sama omongan orang soal gaya hidup kita. Nggak usah malu kalau hp masih jadul atau motor masih sering mogok, yang penting fundamental keuangan kita kuat. Siapa tahu, beberapa puluh tahun lagi, kita yang bakal jadi "The Oracle of Jakarta" versi lokal. Ya kan? Namanya juga usaha, yang penting jangan lupa sarapan, meskipun nggak pakai kupon McD kayak Opa Buffett.
Gimana menurut kalian? Mending hidup sederhana tapi tabungan meluber kayak Buffett, atau hidup mewah tapi cicilan numpuk sampai langit ketujuh? Pilihan ada di tangan kalian, tapi yang jelas, 154 miliar dolar itu emang gila banget sih!
Next News

Siasat Jitu Gaji 3 Juta: Tips Hemat yang Bikin Hidup Tetap Tenang
9 days ago

Tips Atur Gaji Biar Gak Kena Prank Saldo Kritis di Tanggal Tua
9 days ago

Siapa Agoes Projosasmito? Pemilik Rp95 Triliun Versi Forbes
10 days ago

Siapa Lim Hariyanto? Fakta Unik Kekayaan Miliarder Forbes RI
10 days ago

Mengenal Sri Prakash Lohia Bos Indorama Berharta 134 Triliun
10 days ago





