Mana Lebih Baik? Es Teh atau Air Putih Saat Perut Kosong
Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 23 February 2026 | 02:00 PM


Dilema Maghrib: Tim Es Teh Manis vs Tim Air Putih, Mana yang Benar-benar Penyelamat?
Bayangkan skenario ini: Kamu sudah menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 13 jam. Tenggorokan rasanya sudah sekerontang padang pasir di film-film Mad Max. Matahari mulai turun, dan suara toa masjid sudah mulai melakukan "pemanasan" dengan lantunan ayat suci. Di depanmu, ada dua kubu yang saling bertarung memperebutkan takhta tenggorokanmu. Di sudut kanan, ada segelas es teh manis dengan embun dingin yang menetes menggoda. Di sudut kiri, ada segelas air putih suhu ruang yang terlihat... yah, biasa saja, tapi tenang.
Pertanyaannya: Mana yang harus kamu sikat duluan begitu adzan berkumandang? Apakah slogan "berbukalah dengan yang manis" itu mutlak, atau cuma konspirasi industri sirup yang iklan-iklannya mendadak sinematik tiap bulan Ramadan?
Mari kita bedah pelan-pelan tanpa perlu kerutan di dahi, layaknya kita lagi ngobrol di tongkrongan sambil nunggu pesanan takjil datang.
Mitos dan Realitas "Berbukalah dengan yang Manis"
Kita sering banget dengar kalimat sakti itu. Seolah-olah kalau nggak minum yang manis, buka puasa kita kurang afdol. Secara medis, ada benarnya juga. Selama seharian berpuasa, kadar glukosa dalam darah kita itu terjun bebas. Tubuh kita butuh asupan energi cepat buat mengembalikan performa otak dan otot yang mulai lemot. Nah, gula dalam minuman manis adalah sumber energi instan. Dia langsung diserap tubuh, bikin mata yang tadi sayu jadi melek lagi.
Tapi, masalahnya terletak pada kata "manis" yang sering kita salah artikan. Manis yang disarankan sebenarnya adalah manis alami, seperti kurma. Bukan segelas es campur yang isinya sirup merah sebaskom ditambah kental manis yang melimpah ruah. Kalau kamu langsung menghajar tubuh dengan gula pasir dosis tinggi dalam keadaan perut kosong, sistem tubuhmu bakal kaget alias shock. Insulin bakal melonjak drastis, dan bukannya jadi segar, yang ada kamu malah merasa cepat ngantuk dan lemas setelahnya. Fenomena ini sering kita sebut sebagai sugar crash. Makanya jangan heran kalau habis buka pakai yang kelewat manis, bawaannya pengen langsung rebahan daripada berangkat tarawih.
Air Putih: Si Boring yang Sebenarnya Heroik
Di sisi lain, air putih sering dianggap sebelah mata. Padahal, kebutuhan utama tubuh setelah berjam-jam kering adalah hidrasi, bukan sekadar kalori. Air putih itu netral. Dia nggak bikin kerja ginjalmu makin berat saat perut baru saja "bangun tidur". Memulai buka puasa dengan air putih membantu melumasi saluran pencernaan yang sudah istirahat seharian.
Coba deh rasakan sensasinya. Minum air putih saat buka itu rasanya seperti menyiram tanaman yang hampir layu. Segarnya meresap sampai ke sel-sel terkecil. Selain itu, air putih nggak punya kalori. Ini kabar baik buat kamu yang punya resolusi "Ramadan glowing dan langsing", tapi realitanya malah makin lebar karena kalap makan gorengan dan minum es sirup tiap sore.
Strategi "Jalan Tengah" Agar Tidak Boncos
Lalu, apakah kita harus anti banget sama minuman manis? Ya nggak gitu juga. Hidup sudah keras, jangan ditambah susah dengan melarang diri sendiri minum es buah yang segar itu. Kuncinya ada di urutan dan porsi. Jangan jadi kaum "bar-bar" yang langsung menenggak dua gelas es teh manis dalam sekali napas.
Cara paling bijak adalah dengan membatalkan puasa pakai air putih dulu. Berikan kesempatan bagi tenggorokan dan perut untuk beradaptasi. Setelah itu, barulah masuk ke menu manis yang "beradab". Kalau ada kurma, makanlah satu atau tiga butir. Kalau pengen yang segar, minum minuman manisnya sedikit saja, jangan jadikan itu sebagai pemuas dahaga utama. Ingat, fungsi minuman manis saat buka itu buat booster energi, bukan buat bikin kolam renang di dalam perut.
Observasi Receh di Balik Meja Makan
Kalau kita perhatikan di warung-warung pinggir jalan atau di acara buka bersama (bukber), pola orang kita itu unik. Biasanya air putih cuma jadi "pembilas" setelah makan besar. Padahal urutannya harusnya dibalik. Banyak dari kita yang lebih milih pesan es jeruk atau es teh manis duluan karena merasa itu adalah "self-reward" setelah seharian berjuang. Kita merasa berhak mendapatkan kemanisan itu.
Padahal, seringkali rasa haus yang amat sangat itu sebenarnya adalah sinyal dehidrasi, bukan sinyal kekurangan gula. Tapi ya namanya manusia, apalagi yang lagi lapar, logika seringkali kalah sama godaan visual es batu yang gemerincing di dalam gelas kaca. Belum lagi kalau ditambah aroma gorengan yang baru diangkat dari wajan. Kombo maut es manis dan gorengan ini adalah ujian iman yang sesungguhnya di menit-menit terakhir menjelang maghrib.
Kesimpulan: Mana yang Menang?
Jadi, kalau harus memilih antara minum manis atau air putih, pemenangnya secara medis tetap air putih. Dia adalah pondasi. Tapi secara psikologis, minuman manis adalah "pelipur lara". Solusi terbaiknya? Gunakan keduanya secara strategis.
Minumlah air putih suhu ruang dulu untuk rehidrasi. Setelah perut terasa nyaman, silakan nikmati sedikit yang manis-manis untuk mengembalikan energi. Hindari es yang terlalu dingin secara mendadak kalau nggak mau perutmu terasa kram atau begah. Intinya, buka puasa itu soal mengembalikan keseimbangan, bukan soal balas dendam yang membabi buta.
Ingat, perjalanan setelah Maghrib masih panjang. Masih ada tarawih, mungkin masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, atau sekadar sesi deep talk sama keluarga. Jangan sampai gara-gara salah pilih minuman di awal, kamu malah jadi "zombie" yang kekenyangan gula dan nggak berdaya di sisa malam. Selamat berbuka, jangan lupa doa, dan jangan lupa air putihnya tetap jadi prioritas ya!
Next News

Mengenal Campak atau Gabag: Gejala, Mitos, dan Cara Penanganannya
4 days ago

Mengenal Campak: Bukan Sekadar Bintik Merah, Tapi Gimana Sih Cara Ngobatinnya?
4 days ago

Jangan Tunggu Sampai Merah-Merah: Panduan Santuy Tapi Serius Biar Nggak Kena Campak
4 days ago

Campak Bukan Sekadar Bintik Merah Biasa: Kenapa Kita Nggak Boleh Anggap Enteng Penyakit Jadul Ini
5 days ago

Jangan Sepelekan Campak! Ternyata Bukan Sekadar Bintik Merah Biasa
5 days ago

Bukan Cuma Bintik Merah Biasa: Kupas Tuntas Jenis-Jenis Campak yang Sering Bikin Salah Paham
5 days ago

Waspada Campak pada Anak: Kenali Gejala dan Cara Menanganinya
5 days ago

Sahur Pakai Mie Instan Memang Nikmat, tapi Siap-Siap "Tepar" Sebelum Dzuhur
5 days ago

Ritual Kecil di Jam Tiga Pagi: Efek Minum Yakult Pas Sahur, Beneran Bikin Perut Nyaman atau Cuma Sugesti?
6 days ago

Strategi Ngopi di Bulan Puasa Tanpa Ganggu Pencernaan
6 days ago





