Rabu, 6 Mei 2026
Amandit FM
Habar Banua

Mulai Bakatikan hingga Balogo, 518 Pelajar Se-Kabupaten HSS Meriahkan Festival Hardiknas 2026

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 06 May 2026 | 12:20 PM

Background
Mulai Bakatikan hingga Balogo, 518 Pelajar Se-Kabupaten HSS Meriahkan Festival Hardiknas 2026
Lomba Meniup Sumpit pada Festival Hardiknas 2026 di HSS (Dok. Amandit FM/HF Waskan)

amanditmedia.id, Kandangan – Sebanyak 518 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Kawasan Lapangan Lambung Mangkurat, Rabu (6/5).

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini dilaksanakan oleh Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan melibatkan 43 panitia dari enam komunitas lomba.

Festival ini mempertandingkan enam cabang olahraga tradisional, mulai dari lari balok, enggrang, panahan tradisional, sumpit, balogo, hingga bakatikan (ketapel), dengan berbagai kategori jenjang pendidikan.

Pada cabang lari balok beregu, tercatat 48 tim dengan 147 peserta dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA sederajat. Lomba enggrang diikuti 51 peserta perorangan putra-putri.

Sementara itu, panahan tradisional diikuti 35 peserta untuk kategori usia di bawah 15 tahun dan 15 tahun ke atas, sedangkan sumpit diikuti 50 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Cabang balogo diikuti 47 tim dengan total 141 pemain dalam format beregu tiga orang, sementara bakatikan diikuti 97 peserta pada kategori perorangan putra-putri.

Ketua KPOTI HSS, H. Akhmad Fahmi, S.E., menyebut kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana di tahun 2026 dan akan kembali digelar pada momen peringatan lainnya.

"Ini kegiatan yang pertama untuk tahun 2026, insyaAllah akan ada lagi di bulan Agustus untuk memperingati Hari Kemerdekaan dan Desember untuk Hari Jadi Kabupaten HSS," ujarnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, festival ini juga menyediakan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan bagi para peserta terbaik.

Kegiatan ini menjadi upaya pelestarian olahraga tradisional sekaligus penguatan karakter pelajar melalui permainan berbasis budaya lokal di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Tags