Rabu, 3 Juni 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominan

Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 02 June 2026 | 02:37 PM

Background
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominan
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin — Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Selatan terus mengalir ke sektor produktif. Hingga 30 April 2026, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp1,81 triliun atau 35,03 persen dari target Rp5,15 triliun.

Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Catur Ariyanto Widodo, mengatakan dana tersebut telah dimanfaatkan oleh 24.811 pelaku usaha di berbagai daerah.

Mayoritas penyaluran berasal dari KUR konvensional sebesar Rp1,73 triliun, sementara KUR syariah mencapai Rp70,24 miliar. Secara nasional, Kalsel menempati peringkat ke-17 penyaluran KUR dan menjadi yang tertinggi kedua di regional Kalimantan.

Sektor pertanian menjadi penerima terbesar dengan nilai Rp622,5 miliar yang disalurkan kepada 10.893 debitur. Adapun skema KUR mikro mendominasi dengan total penyaluran Rp1,14 triliun.

"KUR diharapkan dapat memperkuat kapasitas usaha masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi Kalimantan Selatan," ujar Catur.

Dari sisi wilayah, Kota Banjarmasin mencatat penyaluran tertinggi sebesar Rp318,75 miliar, disusul Tanah Bumbu Rp243,21 miliar dan Kabupaten Banjar Rp188,70 miliar.

Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga menunjukkan pertumbuhan dengan realisasi Rp22,76 miliar kepada 4.220 debitur. Sebagian besar disalurkan melalui skema syariah dan didominasi sektor perdagangan.

Menurut Catur, perluasan akses pembiayaan bagi UMKM akan terus didorong melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga penyalur agar manfaatnya semakin merata di seluruh daerah.

Tags