Arti Lagu Hymn For The Weekend Coldplay: Tentang Cinta yang Membuat Hidup Terasa Melayang
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 03 March 2026 | 12:01 AM


Dirilis pada 2015 dalam album A Head Full of Dreams, Hymn For The Weekend menjadi salah satu lagu paling populer dari Coldplay. Lagu ini juga semakin mencuri perhatian karena kolaborasinya dengan Beyoncé yang mengisi bagian vokal dengan nuansa soulful. Meski judulnya terdengar seperti lagu pesta akhir pekan, maknanya jauh lebih dalam daripada sekadar selebrasi.
Sejak awal, metafora sudah terasa kuat lewat lirik "Drink from me, drink from me" yang diulang berkali-kali. Minuman di sini bukan sekadar alkohol, melainkan simbol cinta dan energi yang menghidupkan. Ketika Chris Martin menyanyikan "Life is a drink and love's a drug", ia menggambarkan cinta sebagai sesuatu yang memabukkan. Ada sensasi melayang, kehilangan gravitasi, seperti orang yang sedang dimabuk asmara.
Salah satu bagian paling puitis hadir dalam lirik "When I was a river dried up, you came to rain a flood." Sungai yang mengering melambangkan kekosongan, kelelahan, bahkan mungkin depresi. Lalu sosok yang dicintai datang seperti hujan deras, menghidupkan kembali aliran yang sempat berhenti. Ini bukan cinta yang biasa, melainkan cinta yang menyelamatkan.
Gambaran serupa muncul dalam baris "Oh, angel sent from up above, you know you make my world light up." Kata "angel" di sini bukan harfiah, melainkan simbol seseorang yang hadir di waktu paling tepat. Saat ia merasa "down" dan "hurt", orang itu datang mengangkatnya. Ada kesan bahwa cinta mampu menjadi penyembuh luka batin.
Bagian reff yang berbunyi "Got me feeling drunk and high, so high, so high" sering disalahartikan sebagai perayaan gaya hidup liar. Padahal, konteksnya lebih pada euforia emosional. Rasa "drunk and high" adalah metafora untuk perasaan bahagia yang meluap-luap. Cinta membuatnya merasa ringan, seperti bisa "shoot across the sky." Frasa ini memberi gambaran tentang melesat bebas di langit, tanpa batas.
Kolaborasi dengan Beyoncé memperkuat kesan spiritual dan megah dalam lagu ini. Suara latarnya seperti paduan suara gereja modern, membuat kata "hymn" atau kidung terasa relevan. Lagu ini bukan hanya tentang cinta romantis, tetapi juga tentang rasa syukur karena menemukan seseorang yang membawa cahaya.
Secara keseluruhan, Hymn For The Weekend adalah perayaan cinta yang membangkitkan. Lagu ini berbicara tentang momen ketika seseorang datang di titik terendah hidup kita, lalu mengubah semuanya menjadi terang. Bukan sekadar pesta akhir pekan, melainkan kidung tentang bagaimana cinta bisa membuat kita merasa terbang tinggi, seolah menembus langit.
Next News

Festival Bamboo Rafting Loksado 2026, Sensasi Menyusuri Sungai Amandit dengan Rakit Bambu di Pegunungan Meratus
3 months ago

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
3 months ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
3 months ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
3 months ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
3 months ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
3 months ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
3 months ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
3 months ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
3 months ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
3 months ago

