Kamis, 16 April 2026
Amandit FM
Habar Banua

Benih Lokal Jadi Andalan, BBTPH Kalsel Kembangkan Durian hingga Pisang Unggulan

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 16 April 2026 | 05:01 AM

Background
Benih Lokal Jadi Andalan, BBTPH Kalsel Kembangkan Durian hingga Pisang Unggulan
BBTPH Kembangkan Buah Khas Lokal Kalsel Melalui Inovasi Pembenihan (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Pengembangan tanaman hortikultura berbasis potensi lokal terus diperkuat guna mendukung kemandirian benih sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas daerah.

Langkah ini dilakukan melalui pengembangan berbagai varietas unggulan oleh Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Kalimantan Selatan, khususnya pada komoditas buah-buahan.

Kepala BBTPH Kalsel, Sigid Sarsanto, menyampaikan bahwa program perbenihan difokuskan pada pemanfaatan varietas asli daerah agar kebutuhan benih tidak lagi bergantung pada pasokan luar.

"Pengembangan ini kita arahkan pada produk berkualitas khas daerah, sehingga kebutuhan benih dapat dipenuhi secara mandiri," ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah varietas durian lokal seperti durian kani dan durian otong menjadi komoditas unggulan yang terus dikembangkan karena memiliki kualitas dan daya saing tinggi.

Pengembangan dilakukan dengan teknik sambung pucuk untuk menghasilkan bibit unggul, yang kemudian disertifikasi sebelum dipasarkan.

Selain durian, pengembangan juga dilakukan pada komoditas jeruk melalui metode okulasi, serta pisang kepok manurun dengan teknik kultur jaringan guna menghasilkan bibit yang seragam dan berkualitas.

Tak hanya itu, berbagai tanaman endemik lainnya seperti alpukat lokal, mundar, kueni, hingga kasturi juga turut dikembangkan sebagai bagian dari penguatan hortikultura daerah.

Dalam satu tahun, BBTPH mampu menyediakan ratusan bibit bersertifikat, dengan stok durian dan jeruk mencapai sekitar 600 batang yang siap edar.

Untuk memperluas pemasaran, bibit tersebut juga dipasarkan langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan, dengan harga yang relatif terjangkau.

Penguatan sektor ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap varietas lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah.

Tags