Kamis, 16 April 2026
Amandit FM
Habar Banua

Identitas Diperketat, Dispora Kalsel Antisipasi Kecurangan Usia di POPDA 2026

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 16 April 2026 | 07:06 AM

Background
Identitas Diperketat, Dispora Kalsel Antisipasi Kecurangan Usia di POPDA 2026
Dispora Kalsel Perketat Verifikasi Peserta POPDA 2026 (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin — Langkah pengetatan administrasi peserta mulai diterapkan dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026.

Kebijakan ini difokuskan pada verifikasi identitas atlet pelajar guna memastikan keabsahan data serta mencegah potensi manipulasi usia.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan, Rijal Hamid, menegaskan bahwa seluruh peserta wajib menunjukkan identitas resmi berupa KTP elektronik (e-KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA) saat mengikuti ajang yang dijadwalkan berlangsung di Banjarmasin pada Mei mendatang.

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi pelaksanaan sebelumnya, sekaligus untuk menutup celah kecurangan yang sempat ditemukan.

"Dengan kewajiban membawa KIA, kami ingin memastikan tidak ada lagi kecurangan umur. Semua peserta harus benar-benar sesuai dengan kategori usia yang ditentukan," ujarnya, Senin (13/4).

Untuk memperkuat validitas data, Dispora Kalsel juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam proses verifikasi identitas peserta.

Seluruh data atlet akan dicek langsung guna memastikan keakuratan informasi, khususnya terkait tahun kelahiran. Dengan mekanisme ini, peserta yang berlaga dipastikan merupakan kelahiran tahun 2009 sesuai ketentuan.

Selain aspek administrasi, penekanan juga diberikan pada pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama kompetisi berlangsung.

Seluruh atlet, pelatih, hingga ofisial diharapkan dapat berkompetisi secara sehat dan profesional tanpa praktik curang.

"Prestasi yang diraih harus murni dari hasil latihan dan kemampuan, bukan karena kecurangan," tegasnya.

Di sisi lain, atlet yang tengah menjalani seleksi dan pemusatan latihan di daerah masing-masing diingatkan untuk menjaga kondisi fisik.

Kebugaran dan kesehatan dinilai menjadi faktor penting dalam menunjang performa saat bertanding agar dapat meraih hasil optimal.

Tags