Rabu, 14 Oktober 2026
Amandit FM
Habar Banua

Bunda Literasi HSS Dorong Komunitas Perkuat Budaya Baca dan Ruang Diskusi Positif

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 10 August 2026 | 09:49 PM

Background
Bunda Literasi HSS Dorong Komunitas Perkuat Budaya Baca dan Ruang Diskusi Positif
(Facebook/Kominfo HSS)

amanditmedia.id, Kandangan — Budaya membaca dan ruang diskusi positif terus didorong untuk tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Ruang Cerita dan Diskusi Positif yang digelar Komunitas Klub Buku HSS bersama komunitas dari Kabupaten Tabalong di Cafe Second Space Kandangan, Minggu (9/8).

Kegiatan mengusung tema "Membangun Ruang Baca, Bertumbuh, dan Berdaya Bersama Komunitas Literasi". Bunda Literasi HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, turut hadir dalam kegiatan yang menjadi wadah berbagi cerita, bertukar gagasan, sekaligus mendorong minat baca masyarakat tersebut.

Hj. Mustaidah mengapresiasi inisiatif komunitas literasi yang dinilai mampu membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih dekat dengan buku dan aktivitas membaca.

Menurutnya, generasi muda perlu terus didorong agar memiliki ketertarikan terhadap buku. Membaca juga diharapkan dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat untuk memperluas wawasan.

"Komunitas literasi dapat terus berperan dalam membantu menarik minat baca masyarakat melalui kegiatan yang kreatif, santai, dan melibatkan anak-anak muda," ujarnya.

Ia menilai keberadaan ruang baca dan ruang diskusi juga penting untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda dalam bertukar pikiran. Selain memperluas wawasan, forum semacam itu dapat melatih keberanian menyampaikan gagasan secara positif.

Karena itu, komunitas literasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan membaca, tetapi terus menciptakan aktivitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan generasi muda.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antarkomunitas literasi HSS dan Tabalong dalam memperkuat gerakan literasi di daerah. Sinergi pemerintah, komunitas, keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar budaya membaca dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Melalui dukungan tersebut, semakin banyak ruang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar pengetahuan. Gerakan literasi pun diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi turut melahirkan generasi yang berpengetahuan, kreatif, dan berdaya.

Tags

Popular Article