Edukasi TPPO Diperluas, PKK Kalsel Jadi Garda Depan Pencegahan
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 15 April 2026 | 04:28 AM


amanditmedia.id, Banjarmasin — Pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terus diperkuat lewat sosialisasi yang melibatkan TP PKK hingga tingkat desa, Senin (13/4).
Kegiatan ini menghadirkan sinergi antara DP3AKB Kalsel dan TP PKK sebagai langkah memperkuat perlindungan perempuan dan anak di masyarakat.
Sosialisasi dibuka Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah Muhidin yang diwakili Sekretaris TP PKK, Rachmah Norlias.
"Perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang mengancam masa depan generasi dan melanggar hak asasi manusia," ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya peran bersama dalam mencegah TPPO, meski angka kasus di Kalimantan Selatan tergolong rendah.
Data menunjukkan, pada triwulan I 2024 terdapat 18 pekerja migran asal Kalsel yang dipulangkan, sehingga isu ini tetap perlu diwaspadai.
Selain faktor ekonomi, pergaulan bebas dan gaya hidup juga disebut menjadi pemicu terjadinya TPPO, termasuk yang melibatkan anak.
Rachmah menekankan bahwa pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peran PKK semakin kuat dalam membangun kesadaran masyarakat serta merumuskan langkah pencegahan yang terintegrasi.
Next News

RSUD Ulin Perkuat Layanan Kanker lewat Pendampingan RS Kanker Dharmais
16 hours ago

ASN Pemprov Kalsel Terapkan Pola Kerja Fleksibel, WFH Setiap Jumat
17 hours ago

RSGM Gusti Hasan Aman Kenalkan Teknologi Laser untuk Tingkatkan Layanan Gigi
18 hours ago

Tanah Laut Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII Tabun Bungai 2026
19 hours ago

Dermaga Pasar Terapung TMII Jadi Media Edukasi Budaya bagi Pelajar
in 6 hours

Anak PAUD Diajarkan Pilah Sampah, Bangun Kepedulian Sejak Dini
in 6 hours

Kontrak Diteken, Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Dimulai Tanpa Tunda
12 days ago

Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Hilirisasi Jadi Fokus Rakornis Perindustrian Kalsel 2026
12 days ago

Belanja Negara di Kalsel Tembus Rp4,55 Triliun, APBD Surplus dan THR Jadi Stimulus Ekonomi
12 days ago

KUR di Kalsel Tembus Rp863 Miliar, UMKM Mulai Agresif Akses Pembiayaan Awal 2026
12 days ago





