Kontrak Diteken, Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Dimulai Tanpa Tunda
Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 03 April 2026 | 02:43 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru - Pembangunan Jembatan Pulau Laut akhirnya masuk tahap awal setelah kontrak kerja resmi ditandatangani. Proyek penghubung Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini dipastikan langsung berjalan tanpa penundaan.
Penandatanganan dilakukan oleh M. Yasin Toyib bersama pihak kontraktor, disaksikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Sekretaris Daerah, serta kepala daerah terkait.
Proyek ini menggunakan skema multiyears dari 2026 hingga 2028, dengan alokasi anggaran Rp750 miliar per tahun. Pembiayaan berasal dari provinsi sebesar Rp550 miliar, serta masing-masing Rp100 miliar dari Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Selain itu, dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum juga mencapai sekitar Rp3 triliun untuk mendukung penyelesaian proyek hingga tuntas.
"Kontrak sudah diteken, artinya kontraktor harus siap bekerja. Jangan sampai ada keterlambatan," ujar Muhidin, Senin (30/3).
Ia menegaskan kesiapan teknis menjadi hal krusial, mulai dari kelengkapan alat hingga sumber daya manusia, agar pekerjaan bisa berjalan sesuai target.
"Perlengkapan harus lengkap dan pekerjaan harus tepat waktu. Kontrak sudah diteken, tidak ada alasan untuk terlambat," tegasnya.
Selain percepatan fisik, penyerapan anggaran sejak awal tahun juga menjadi perhatian agar pelaksanaan proyek lebih optimal dibanding sebelumnya.
"Dengan proses tender dan kontrak lebih awal, kita harapkan penyerapan anggaran bisa maksimal," tambahnya.
Keberadaan Jembatan Pulau Laut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi baru, khususnya bagi Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Next News

Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Hilirisasi Jadi Fokus Rakornis Perindustrian Kalsel 2026
a day ago

Belanja Negara di Kalsel Tembus Rp4,55 Triliun, APBD Surplus dan THR Jadi Stimulus Ekonomi
a day ago

KUR di Kalsel Tembus Rp863 Miliar, UMKM Mulai Agresif Akses Pembiayaan Awal 2026
a day ago

Penyaluran Dana Daerah di Kalsel Tembus Rp3,69 Triliun, DAU Masih Mendominasi Awal 2026
a day ago

Ekonomi Kalsel Awal 2026 Tancap Gas, Surplus Fiskal Tercatat Rp1,87 Triliun
a day ago

Dorong Sinergi Lintas Sektor, Kalsel Perkuat Pelayanan Publik dan Ekonomi Lewat Forum Perangkat Daerah
a day ago

Data Pertanian Kini Digital, Kalsel Siapkan Sistem Baru untuk Tingkatkan Akurasi Hortikultura
a day ago

Dikejar Target Rp37 Triliun, Investasi Kalsel 2026 Dihadang Tantangan Global
a day ago

IPRO Masih Minim, Kalsel Genjot Penyusunan Proyek Siap Tawar untuk Tarik Investor
2 days ago

Kejar Target Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Perkuat Strategi Investasi Lewat Rakortek 2026
2 days ago




