Ekonomi Kalsel Awal 2026 Tancap Gas, Surplus Fiskal Tercatat Rp1,87 Triliun
Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 09:35 PM


amanditmedia.id, Banjarmasin - Kinerja ekonomi Kalimantan Selatan di awal 2026 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan yang melampaui rata-rata nasional serta kondisi fiskal yang sehat jadi penopang utama.
Catur Ariyanto Widodo menyebut, pada Triwulan IV 2025, ekonomi Kalsel tumbuh 5,46 persen secara tahunan atau 5,22 persen kumulatif. Angka ini menempatkan Kalsel di posisi tiga besar se-Kalimantan.
"Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada Triwulan IV 2025 mencapai 5,46 persen (yoy) atau 5,22 persen secara kumulatif, menjadikannya tertinggi ketiga di regional Kalimantan. Ini menunjukkan fondasi ekonomi daerah masih cukup kuat," ujarnya, Senin (30/3).
Dari sisi fiskal, realisasi Belanja Negara hingga Februari 2026 mencapai Rp4,55 triliun atau 15,25 persen dari total pagu Rp29,81 triliun. Penyaluran terbesar berasal dari Transfer ke Daerah sebesar Rp3,69 triliun.
Kinerja APBD juga mencatatkan surplus Rp1,87 triliun, menandakan ruang fiskal daerah masih cukup kuat untuk mendukung program pembangunan.
Di sektor perdagangan, neraca masih mencatat surplus US$752,34 juta meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Ekspor tercatat US$884,41 juta, sementara impor mencapai US$132,07 juta.
Tekanan inflasi turut menjadi perhatian. Pada Februari 2026, inflasi Kalsel mencapai 5,97 persen secara tahunan, lebih tinggi dari angka nasional 4,76 persen. Secara bulanan, inflasi berada di angka 0,86 persen.
Kenaikan ini dipicu oleh tarif listrik, emas perhiasan, dan beras, sementara komoditas seperti daging ayam dan ikan nila turut menyumbang secara bulanan.
Sejumlah langkah pengendalian terus dilakukan, termasuk operasi pasar murah dan distribusi beras SPHP sebanyak 13,20 ribu ton untuk menjaga stabilitas harga.
"Upaya ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar utama seperti Pasar Sentra Antasari dan Pasar Beras Muara Klayan," tutupnya.
Next News

Kontrak Diteken, Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Dimulai Tanpa Tunda
a day ago

Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Hilirisasi Jadi Fokus Rakornis Perindustrian Kalsel 2026
a day ago

Belanja Negara di Kalsel Tembus Rp4,55 Triliun, APBD Surplus dan THR Jadi Stimulus Ekonomi
a day ago

KUR di Kalsel Tembus Rp863 Miliar, UMKM Mulai Agresif Akses Pembiayaan Awal 2026
a day ago

Penyaluran Dana Daerah di Kalsel Tembus Rp3,69 Triliun, DAU Masih Mendominasi Awal 2026
a day ago

Dorong Sinergi Lintas Sektor, Kalsel Perkuat Pelayanan Publik dan Ekonomi Lewat Forum Perangkat Daerah
a day ago

Data Pertanian Kini Digital, Kalsel Siapkan Sistem Baru untuk Tingkatkan Akurasi Hortikultura
a day ago

Dikejar Target Rp37 Triliun, Investasi Kalsel 2026 Dihadang Tantangan Global
a day ago

IPRO Masih Minim, Kalsel Genjot Penyusunan Proyek Siap Tawar untuk Tarik Investor
2 days ago

Kejar Target Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Perkuat Strategi Investasi Lewat Rakortek 2026
2 days ago




