Sabtu, 4 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

IPRO Masih Minim, Kalsel Genjot Penyusunan Proyek Siap Tawar untuk Tarik Investor

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 10:31 AM

Background
IPRO Masih Minim, Kalsel Genjot Penyusunan Proyek Siap Tawar untuk Tarik Investor
DPMPTSP Kalsel Dorong Penyusunan IPRO Berkualitas (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Kesiapan proyek investasi menjadi sorotan dalam upaya menarik minat investor ke daerah. Salah satu yang didorong adalah penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) agar peluang investasi bisa ditawarkan secara lebih konkret.

Dalam Rakortek dan Forum Perangkat Daerah 2026, Ariadi Noor menegaskan bahwa IPRO berperan penting sebagai pintu masuk investasi. Tanpa dokumen yang matang, target pertumbuhan ekonomi dinilai sulit tercapai.

"Kita harus menyiapkan IPRO yang benar-benar matang. Sektor-sektor potensial harus dipetakan dengan jelas agar dapat ditawarkan kepada investor secara konkret," ujarnya, Senin (30/3).

Ia menambahkan, pencapaian target ekonomi 8,1 persen membutuhkan langkah serius, termasuk penyusunan IPRO yang komprehensif dan siap ditawarkan.

"Target 8,1 persen tidak akan tercapai jika kita tidak menyiapkan langkah serius, termasuk penyusunan IPRO yang komprehensif," tegasnya.

Sementara itu, Endri mengungkapkan jumlah IPRO di Kalsel saat ini masih sangat terbatas. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

"Jumlah kajian IPRO kita saat ini masih sangat minim, bahkan belum sampai lima. Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua," ujarnya.

Untuk itu, setiap kabupaten dan kota didorong aktif menyusun minimal satu IPRO setiap tahun agar jumlah proyek siap tawar terus bertambah.

"Jika setiap kabupaten/kota mampu menghasilkan satu IPRO per tahun, ditambah kontribusi dari provinsi, maka kita bisa memiliki sekitar 15 IPRO setiap tahunnya," jelasnya.

Dokumen IPRO nantinya akan disampaikan ke BKPM untuk dipromosikan kepada investor, serta ditampilkan melalui aplikasi Bakantan agar lebih mudah diakses.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing investasi daerah melalui penyediaan data proyek yang lebih terukur dan siap ditawarkan.

Tags