Sabtu, 4 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Kejar Target Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Perkuat Strategi Investasi Lewat Rakortek 2026

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 10:29 AM

Background
Kejar Target Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Perkuat Strategi Investasi Lewat Rakortek 2026
Rakortek DPMPTSP Kalsel 2026 (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Strategi peningkatan investasi mulai dipertegas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih tinggi. Target ambisius 8,1 persen pun menjadi fokus dalam Rakortek dan Forum Perangkat Daerah yang digelar selama dua hari, mulai Senin (30/3).

Dalam pembukaan kegiatan, Ariadi Noor menegaskan bahwa investasi menjadi kunci utama untuk mencapai target tersebut. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan tidak cukup hanya tinggi secara angka.

"Target ekonomi kita tidak rendah, tetapi tinggi, yakni 8,1 persen. Konsekuensinya, kita harus mendorong investasi sebagai pilar utama untuk mencapai target tersebut," ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya investasi yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk dalam menekan kemiskinan dan pengangguran.

"Investasi yang inklusif adalah investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Jadi bukan hanya tinggi secara angka, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Kesiapan dokumen proyek juga menjadi perhatian, khususnya Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang dinilai penting untuk menarik minat investor.

"Tanpa IPRO yang matang, sulit bagi kita untuk mencapai target 8,1 persen pada 2029. Ini membutuhkan kerja luar biasa, bukan kerja biasa. PTSP menjadi ujung tombak dalam mempromosikan peluang investasi daerah," tegasnya.

Sementara itu, Endri menyebut forum ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun strategi investasi.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyusun strategi bersama dalam meningkatkan investasi guna mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8,1 persen pada tahun 2029," ujarnya.

Melalui sinkronisasi program, diharapkan upaya peningkatan investasi dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Tags