Data Pertanian Kini Digital, Kalsel Siapkan Sistem Baru untuk Tingkatkan Akurasi Hortikultura
Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 05:33 PM


amanditmedia.id, Banjarbaru - Upaya pembenahan data pertanian mulai dipercepat dengan pemanfaatan sistem digital. Pengumpulan data hortikultura kini didorong lebih akurat dan terintegrasi melalui metode berbasis web.
Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi mantri tani se-Kalimantan Selatan, Senin (30/3), yang sekaligus menjadi ajang sosialisasi penerapan SPH-CAWI pada 2026.
Amir Salhan menegaskan, subsektor hortikultura memiliki peran penting, tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi bagi daerah.
"Hortikultura tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi serta peluang pengembangan yang besar bagi daerah," ujarnya.
Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan dan program pertanian, mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembangunan.
Namun di lapangan, masih ditemukan sejumlah kendala, seperti perbedaan persepsi antarpetugas, koordinasi yang belum optimal, hingga pemanfaatan teknologi yang belum maksimal.
"Melalui penerapan SPH-CAWI pada tahun 2026, diharapkan proses pengumpulan data hortikultura menjadi lebih cepat, efisien, dan terintegrasi," jelasnya.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dalam pengumpulan data serta peningkatan kemampuan petugas dalam menggunakan sistem berbasis digital.
Selain itu, koordinasi antarlevel, mulai dari pusat hingga daerah, juga diperkuat agar proses pendataan berjalan lebih efektif.
"Dengan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, maka perencanaan pembangunan pertanian akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Kalimantan Selatan," tutupnya.
Next News

Kontrak Diteken, Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Dimulai Tanpa Tunda
a day ago

Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Hilirisasi Jadi Fokus Rakornis Perindustrian Kalsel 2026
a day ago

Belanja Negara di Kalsel Tembus Rp4,55 Triliun, APBD Surplus dan THR Jadi Stimulus Ekonomi
a day ago

KUR di Kalsel Tembus Rp863 Miliar, UMKM Mulai Agresif Akses Pembiayaan Awal 2026
a day ago

Penyaluran Dana Daerah di Kalsel Tembus Rp3,69 Triliun, DAU Masih Mendominasi Awal 2026
a day ago

Ekonomi Kalsel Awal 2026 Tancap Gas, Surplus Fiskal Tercatat Rp1,87 Triliun
a day ago

Dorong Sinergi Lintas Sektor, Kalsel Perkuat Pelayanan Publik dan Ekonomi Lewat Forum Perangkat Daerah
a day ago

Dikejar Target Rp37 Triliun, Investasi Kalsel 2026 Dihadang Tantangan Global
a day ago

IPRO Masih Minim, Kalsel Genjot Penyusunan Proyek Siap Tawar untuk Tarik Investor
2 days ago

Kejar Target Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Perkuat Strategi Investasi Lewat Rakortek 2026
2 days ago




