Haul ke-2 KH Saiful Islamy Digelar, Wabup HSS Ajak Teladani Perjuangan Ulama
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 29 April 2026 | 07:28 AM


amanditmedia.id, Hulu Sungai Selatan - Peringatan Haul ke-2 Tuan Guru KH. Saiful Islamy Bin H. Mar'i digelar di kompleks makam almarhum di Pondok Pesantren Tarbiyatul Furqan, Kelurahan Jambu Hilir, Kandangan, Selasa (28/4). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani, S.Sos., M.AP.
Suasana khidmat menyertai pelaksanaan haul yang juga dihadiri para habaib, alim ulama, unsur Forkopimca, serta jamaah dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa untuk ulama yang dikenal memiliki peran besar dalam pembinaan umat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan tertulis Bupati HSS yang menegaskan bahwa haul bukan sekadar kegiatan mengenang. Momentum ini menjadi sarana untuk meneladani jejak perjuangan serta menghidupkan ajaran para ulama.
"Haul bukan sekadar mengenang mereka yang telah wafat, tetapi menjadi momentum untuk meneladani jejak hidupnya, menghidupkan ajaran-ajarannya, serta memperkuat ikatan batin kita dengan para ulama sebagai pewaris Nabi," demikian disampaikan dalam sambutan.
Sosok KH. Saiful Islamy disebut bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga penerang bagi masyarakat. Kiprahnya dalam pendidikan, dakwah, dan pembinaan melalui Pondok Pesantren Tarbiyatul Furqan menjadi warisan yang terus dirasakan hingga kini.
Nilai-nilai yang ditanamkan, baik ilmu maupun adab, dinilai tetap hidup melalui para santri dan masyarakat. Warisan tersebut menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir.
"Pada malam ini, kita hadir bukan hanya untuk mendoakan, tetapi juga memastikan bahwa cahaya perjuangan beliau tidak pernah padam," lanjutnya.
Momentum haul juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih dekat dengan ulama dan mencintai majelis ilmu. Peran pesantren dinilai tetap strategis dalam membentuk karakter generasi yang berakhlak dan berdaya saing.
"Jangan hanya mengagumi sosok ulama, tetapi lalai melanjutkan perjuangannya. Cara terbaik menghormati beliau adalah dengan meneruskan nilai-nilai yang telah ditanamkan," tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberlanjutan perjuangan ulama bergantung pada kesungguhan generasi penerus dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang telah diwariskan.
Next News

Hari Asyura, Bupati HSS Serahkan Santunan untuk Anak Yatim
in an hour

Desa Sirih Matangkan Persiapan Hadapi Penilaian Aku Hatinya PKK Kalsel
in 20 minutes

TPAKD HSS Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan dan Waspada Penipuan Digital
an hour ago

Ratusan Anak Yatim dan Mualaf Terima Santunan di Padang Batung
2 hours ago

GOW HSS Bekali Organisasi Wanita dengan Pemahaman Hukum
3 hours ago

SIGAP BUMIL Diluncurkan di HSS, Dorong Ibu Hamil Lebih Sehat dan Terpantau
4 hours ago

Haris Munandar Dikukuhkan sebagai Kepala BI Kalsel, Ini Fokus Kerjanya
10 hours ago

Wabup HSS Hadiri Kapolres Cup 2026, Jajal Langsung Olahraga Menembak
a day ago

Jelang Penilaian Provinsi, Desa Gambah Dalam Matangkan Program PAAREDI
a day ago

Wabup HSS Tegaskan SiLPA Bukan Keuntungan, Melainkan Anggaran Belum Terserap
a day ago


