Rabu, 29 April 2026
Amandit FM
Habar Banua

Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam Diperkuat, Kader PKK Mulai Gunakan Vlog Edukasi

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 29 April 2026 | 01:28 PM

Background
Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam Diperkuat, Kader PKK Mulai Gunakan Vlog Edukasi
Pokja I TP PKK HSS Intensifkan Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam (Facebook/Kominfo HSS)

amanditmedia.id, Kandangan - Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) kembali diperkuat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui pembinaan lapangan di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi tahap lanjutan dalam upaya mendorong implementasi program secara lebih konkret di tingkat desa.

Pembinaan dipimpin Ketua Bidang Pokja I TP PKK HSS, Hj. Misnawati Suriani, dengan melibatkan Camat Kandangan, Ketua TP PKK Kecamatan, serta kader desa. Kehadiran para kader menjadi kunci dalam memastikan program berjalan langsung di tengah masyarakat.

Fokus kegiatan diarahkan pada dua aspek utama, yakni penguatan administrasi dan implementasi lapangan. Penataan dokumentasi program dilakukan agar berjalan sesuai standar, sementara kemampuan kader ditingkatkan untuk menghadapi tantangan pola asuh di era digital yang semakin kompleks.

Hj. Misnawati Suriani menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program tersebut. "Kita ingin memastikan PAAREDI bukan sekadar jargon, tapi dipahami dan dijalankan secara optimal oleh kader desa agar memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda kita," tegasnya.

Salah satu sorotan dalam pembinaan ini adalah inovasi kader yang mulai memanfaatkan media digital. Pembuatan vlog edukatif dengan tema pencegahan pernikahan usia dini menjadi langkah baru dalam menyampaikan pesan kepada kalangan remaja.

Pendekatan ini dinilai lebih relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan media sosial dan konten video diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus meningkatkan efektivitas edukasi.

Penguatan PAAREDI di Desa Gambah Dalam diharapkan tidak hanya berdampak pada aspek administrasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas.

Tags