Rabu, 29 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Strategi BPTPH Kalsel Jaga Produktivitas Pertanian

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 26 April 2026 | 09:35 AM

Background
Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Strategi BPTPH Kalsel Jaga Produktivitas Pertanian
Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Ancaman musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada 2026 mulai diantisipasi melalui berbagai langkah strategis untuk menjaga produktivitas pertanian di Kalimantan Selatan.

Kepala BPTPH Kalimantan Selatan, Lestari Fatria Wahyuni, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada petugas lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna menghadapi potensi kekeringan.

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau diperkirakan mulai awal Mei dengan puncak pada Agustus hingga September, meski pola musim di tiap wilayah berbeda.

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) telah diberikan peringatan dini, sementara jajaran di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diminta meningkatkan kewaspadaan.

Petani didorong mengoptimalkan sumber air yang tersedia, termasuk penggunaan pompa dan irigasi aktif, serta memilih varietas tanaman yang tahan kekeringan dan berumur genjah.

Selain kekeringan, potensi serangan hama juga menjadi perhatian. Koordinasi dilakukan dengan dinas pertanian, penyuluh, dan POPT untuk memastikan kesiapan pengendalian di lapangan.

Jenis hama yang berbeda di tiap wilayah diantisipasi dengan penyediaan pestisida yang disesuaikan kebutuhan. Stok bahan pengendali telah didistribusikan hingga tingkat Balai Penyuluhan Pertanian.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menekan dampak musim kemarau sekaligus menjaga stabilitas produksi dan ketahanan pangan daerah.

Tags