Minggu, 26 Juli 2026
Amandit FM
Habar Banua

HSS Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga Puncak Kemarau

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 22 July 2026 | 10:03 AM

Background
HSS Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga Puncak Kemarau
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Tahun 2026 (Facebook/Prokopim HSS)

amanditmedia.id, Hulu Sungai Selatan — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di tengah puncak musim kemarau mendorong Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menetapkan status siaga darurat bencana tahun 2026.

Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati HSS Nomor 100.3.3.2/245/KUM/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026. Kebijakan ini menjadi dasar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak kemarau yang diprediksi berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos. mengatakan, penetapan status siaga dilakukan setelah BMKG memprediksi meningkatnya potensi karhutla selama periode puncak kemarau.

"Status siaga bukan berarti kita berada dalam kondisi darurat, tetapi merupakan bentuk kesiapsiagaan agar seluruh unsur dapat bergerak lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan lebih efektif dalam mencegah terjadinya bencana," ujar Bupati.

Seluruh unsur terkait diminta meningkatkan patroli di kawasan rawan, melakukan pemantauan berkala, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Koordinasi juga diperkuat dengan melibatkan perangkat daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan dan desa, perusahaan perkebunan, kelompok masyarakat peduli api, barisan pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat umum.

Bupati menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan kerja bersama. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan ikut menjaga hutan serta sumber daya alam.

Dengan kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh pihak, HSS diharapkan mampu menghadapi musim kemarau sekaligus mencegah karhutla dan kekeringan meluas.

Tags