Jumat, 20 Maret 2026
Amandit FM
Hiburan

Lebih Dari Egoku – Mawar De Jongh: Arti Lagu tentang Mengutamakan Cinta

Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 20 March 2026 | 06:08 AM

Background
Lebih Dari Egoku – Mawar De Jongh: Arti Lagu tentang Mengutamakan Cinta
Mawar de Jongh (Genius/Mawar de Jongh)

Lagu "Lebih Dari Egoku" yang dibawakan oleh Mawar De Jongh dan diproduseri oleh Andre Dinuth, dirilis pada 13 September 2019, menggambarkan komitmen dalam cinta yang menuntut pengorbanan dan kesabaran. Lagu ini menekankan bagaimana seorang pasangan rela menahan ego demi menjaga hubungan tetap utuh.

Pada verse pertama, lirik "Sulit bagiku menghadapi kamu, tapi ku takkan menyerah" menunjukkan perjuangan emosional yang dirasakan seseorang saat menghadapi konflik dalam hubungan. Meski perasaan marah dan sakit muncul, ada tekad kuat untuk tetap memperjuangkan pasangan karena rasa cintanya lebih besar daripada emosi sesaat. Hal ini memberi pesan bahwa cinta sejati tidak hanya soal perasaan nyaman, tapi juga tentang kesabaran dan pengorbanan.

Chorus lagu menegaskan tema ini dengan kuat: "Aku yang minta maaf walau kau yang salah, aku 'kan menahan walau kau ingin pisah, karena kamu penting, lebih penting dari semua yang kupunya." Di sini, ego ditinggalkan demi mempertahankan hubungan. Ada kesadaran bahwa mencintai seseorang berarti menempatkan pasangan di atas diri sendiri, bahkan jika pengorbanan itu tidak selalu dibalas dengan perlakuan yang sama.

Verse kedua dan pengulangan chorus semakin memperkuat pesan inti lagu: ketulusan dan kesabaran dalam hubungan. Lirik "Jika kamu salah aku akan lupakan, walau belum tentu kau lakukan yang sama" menekankan pengorbanan yang unilateral, sebuah tindakan murni dari cinta tanpa menuntut balasan.

Musik lagu yang lembut dan melodi yang mudah diikuti menambah kesan emosional, sehingga pendengar bisa merasakan perjuangan batin yang digambarkan dalam lirik. Lagu ini cocok untuk mereka yang sedang berusaha mempertahankan hubungan meski menghadapi konflik dan perbedaan ego.

"Lebih Dari Egoku" menunjukkan bahwa cinta sejati bukan hanya tentang bahagia bersama, tetapi juga tentang berani menempatkan pasangan lebih penting daripada ego sendiri, sebuah refleksi mendalam tentang ketulusan dalam hubungan asmara.

Tags