Mimpi Tentang Dia – Mahen: Arti Lagu tentang Rindu yang Hanya Bisa Ditemui dalam Mimpi
Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 20 March 2026 | 01:00 AM


Lagu "Mimpi Tentang Dia" dari Mahen yang dirilis pada 2022 menghadirkan kisah rindu yang lembut sekaligus menyakitkan. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang begitu merindukan sosok yang tidak lagi ada di dekatnya, hingga satu-satunya cara untuk "bertemu" hanyalah melalui mimpi. Nuansa yang dibangun terasa tenang, namun di baliknya tersimpan kesepian yang dalam.
Sejak awal, lagu ini langsung memperlihatkan kerinduan yang sederhana tetapi kuat. Tokoh dalam cerita mengungkapkan keinginannya untuk kembali ditemani oleh orang yang ia rindukan. Potongan lirik seperti "ini aku, sedang merindu, rindu tentang kamu" terdengar jujur dan tanpa banyak kiasan, seolah menggambarkan perasaan yang sudah tidak bisa disembunyikan lagi. Rindu itu hadir dalam kesendirian, terutama saat tidak ada lagi sosok yang biasanya mengisi hari-harinya.
Masuk ke bagian chorus, lagu ini menggunakan pendekatan yang puitis dengan "berbicara" kepada malam. Dalam lirik seperti "malam tolonglah, mimpikan tentang dia", tokoh dalam lagu seakan memohon kepada waktu dan alam untuk mempertemukannya dengan orang yang ia rindukan, meskipun hanya dalam tidur. Mimpi menjadi ruang pelarian, tempat di mana kenyataan yang pahit bisa sejenak dilupakan.
Ada juga harapan kecil yang tersirat dalam lirik "sampaikan angin bawakan dia ke arahku". Ini bukan sekadar permintaan, tetapi simbol dari keinginan yang hampir mustahil. Ia tahu bahwa kehadiran orang tersebut tidak bisa dengan mudah kembali, sehingga harapannya pun menjadi semakin abstrak, bahkan bergantung pada hal-hal yang tidak nyata.
Bagian bridge memperkuat suasana emosional lagu ini. Ketika tokoh dalam cerita memilih untuk segera memejamkan mata sebelum fajar datang, itu menunjukkan bahwa ia ingin memperpanjang waktu dalam mimpi. Karena di dunia nyata, ia harus menerima kenyataan bahwa orang yang dirindukan tidak ada di sisinya. Mimpi menjadi satu-satunya tempat di mana ia bisa merasa dekat kembali.
Di bagian akhir, muncul kalimat yang terasa seperti bentuk perlindungan diri. Ada kesadaran bahwa jika memang tidak bisa bersama, maka lebih baik tidak terus berharap. Ini menunjukkan bahwa di balik rindu yang begitu besar, ada upaya untuk perlahan menerima kenyataan agar tidak terus terjebak dalam harapan yang menyakitkan.
Lagu ini menggambarkan bagaimana rindu bisa berubah menjadi sesuatu yang sunyi dan personal. Ketika seseorang tidak lagi bisa hadir dalam kehidupan nyata, kenangan dan mimpi menjadi tempat terakhir untuk menjaga perasaan itu tetap hidup, meskipun hanya sementara.
Next News

Festival Bamboo Rafting Loksado 2026, Sensasi Menyusuri Sungai Amandit dengan Rakit Bambu di Pegunungan Meratus
2 months ago

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
3 months ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
3 months ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
3 months ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
3 months ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
3 months ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
3 months ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
3 months ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
3 months ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
3 months ago
