Myles Smith: Sosok di Balik Lagu Stargazing yang Bikin Kita Betah Mandangi Langit Malam
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 18 March 2026 | 09:00 AM


Pernah nggak sih, pas lagi asyik scrolling TikTok atau Reels, tiba-tiba jempol kamu berhenti gara-gara denger petikan gitar akustik yang renyah banget? Terus disusul suara vokal yang dalam, hangat, tapi ada tekstur serak-serak basahnya yang bikin hati kayak dielus-elus? Kalau jawabannya iya, kemungkinan besar kamu baru saja "terjebak" dalam magisnya lagu berjudul Stargazing. Dan kalau kamu bertanya-tapa siapa cowok di balik lagu yang seliweran di mana-mana itu, perkenalkan: namanya Myles Smith.
Myles Smith bukan sekadar "one-hit wonder" yang beruntung dapet algoritma bagus. Dia adalah bukti nyata kalau musik folk-pop dengan sentuhan soul itu nggak akan pernah mati. Di tengah gempuran musik jedag-jedug atau lagu pop yang diproduksi terlalu rapi di studio, kehadiran Myles itu kayak minum es teh manis di tengah cuaca Jakarta yang lagi gerah-gerahnya. Segar, jujur, dan langsung ngena ke ulu hati.
Bukan Anak Kemarin Sore di Dunia Musik
Meski namanya baru meledak secara global belakangan ini, Myles Smith sebenarnya sudah lama "ngulik" musik. Berasal dari Luton, Inggris—sebuah kota yang mungkin jarang banget masuk dalam list destinasi wisata kalian kalau ke Britania Raya—Myles tumbuh dengan pengaruh musik yang beragam. Dia nggak tiba-tiba bangun tidur terus jadi bintang. Semuanya dimulai dari kamar, modal gitar, dan keberanian buat mengunggah cover lagu di media sosial.
Yang bikin Myles beda dari penyanyi cover lainnya adalah caranya membawakan lagu. Dia nggak cuma nyanyi ulang, tapi dia kasih nyawa baru. Banyak yang bilang kalau gayanya itu perpaduan antara Ed Sheeran zaman dulu yang masih main di pub-pub kecil, dicampur dengan energi tulus ala Noah Kahan. Tapi, jangan salah, Myles punya identitas sendiri yang lebih condong ke arah "soulful folk". Ada semacam kerentanan yang dia tunjukkan lewat suaranya, yang bikin pendengar ngerasa, "Wah, ini orang beneran ngerasain apa yang dia nyanyiin nih."
Kenapa Stargazing Bisa Se-Viral Itu?
Mari kita bahas lagu "Stargazing". Jujur aja, lagu ini punya formula yang sebenarnya sederhana tapi mematikan. Liriknya bercerita tentang momen menemukan cahaya atau harapan di tengah kegelapan, sebuah tema universal yang bisa relate sama siapa aja. Mau kamu lagi patah hati, lagi pusing mikirin cicilan, atau sekadar lagi pengen bengong di balkon kamar jam 2 pagi, lagu ini seolah jadi soundtrack yang pas.
Tren musik sekarang memang lagi balik lagi ke arah organik. Orang-orang mulai capek sama suara yang terlalu banyak diedit Auto-Tune. Kita rindu sama suara gesekan jari di senar gitar dan napas penyanyi yang terdengar nyata. Itulah yang ditawarkan Myles. Dia membawa narasi "back to basic". Pas dengerin Myles Smith, kita nggak ngerasa lagi dengerin produk industri musik yang kaku, tapi lebih kayak dengerin temen sendiri yang lagi curhat sambil genjrengan di tongkrongan.
Lebih dari Sekadar Penyanyi TikTok
Ada stigma yang kadang nempel kalau penyanyi viral di TikTok itu cuma jago di satu lagu doang. Tapi Myles Smith sepertinya pengen ngebuktiin kalau dia punya napas panjang. EP-nya yang bertajuk You're Just a Stranger menunjukkan kalau dia punya tabungan lagu yang solid. Dari lagu "Solo" sampai "Behind", Myles konsisten dengan lirik-lirik yang puitis tapi nggak terkesan pretensius atau sok pinter.
Dia juga punya aura yang sangat "humble". Kalau kamu lihat sesi live-nya atau cara dia berinteraksi sama fans di kolom komentar, Myles itu tipikal orang yang bakal kamu ajak ngopi bareng tanpa ngerasa canggung. Penampilannya juga nggak neko-neko. Seringnya cuma pakai kaos simpel atau jaket flanel, yang makin memperkuat image kalau musiknya memang untuk semua orang, bukan cuma buat kalangan elit yang ngerti teori musik tingkat tinggi.
Harapan Baru di Genre Folk-Pop
Menurut opini pribadi saya, Myles Smith adalah paket lengkap yang dibutuhkan industri musik saat ini. Di saat dunia lagi kacau-kacaunya, kita butuh musik yang bisa jadi "pelukan hangat". Myles berhasil mengisi kekosongan itu. Dia nggak perlu pakai gimmick aneh-aneh atau bikin drama di media sosial buat dapet perhatian. Cukup dengan kejujuran dalam berkarya, orang-orang bakal dateng sendiri.
Melihat kesuksesannya yang terus meroket, sepertinya Myles Smith bakal jadi nama besar yang bakal kita sering dengar di festival-festival musik internasional tahun depan. Mungkin saja dalam waktu dekat dia bakal mampir ke Indonesia, mengingat pendengarnya di sini juga lumayan banyak yang suka galau estetik. Bayangin aja nonton dia pas senja di pinggir pantai atau di tengah kebun pinus, pasti suasananya bakal magis banget.
Jadi, kalau kamu belum masukin lagu-lagu Myles Smith ke dalam playlist harianmu, mungkin ini saatnya. Bukan karena dia lagi tren, tapi karena telinga kamu berhak mendapatkan asupan musik yang berkualitas dan menenangkan. Selamat mendengarkan, dan jangan lupa buat sesekali beneran "stargazing" sambil dengerin lagunya!
Next News

Festival Bamboo Rafting Loksado 2026, Sensasi Menyusuri Sungai Amandit dengan Rakit Bambu di Pegunungan Meratus
3 months ago

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
3 months ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
3 months ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
3 months ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
3 months ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
3 months ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
3 months ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
3 months ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
3 months ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
3 months ago

