No Matter the Season – Sara Kays dan Makna Lagu tentang Body Image serta Keinginan untuk Bersembunyi
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 04 March 2026 | 07:30 PM


Dirilis pada 2020, No Matter the Season merupakan salah satu lagu paling personal dari Sara Kays yang membahas isu body image dan rasa tidak nyaman terhadap tubuh sendiri dengan pendekatan yang lembut namun tajam secara emosional.
Lirik pembuka menggambarkan kebiasaan mengenakan pakaian lengan panjang yang longgar dan terlalu besar. Saat musim dingin, tidak ada yang mempertanyakan pilihan itu. Namun ketika musim panas tiba, pertanyaan mulai muncul: "Aren't you warm?" Pertanyaan sederhana ini menjadi tekanan sosial yang terus berulang.
Pakaian panjang dalam lagu ini bukan sekadar busana, tetapi simbol perlindungan. Ia merasa lebih aman ketika tubuhnya tertutup. Kalimat "It feels so good to hide / To cover what I don't like" menegaskan bahwa yang ia sembunyikan bukan suhu tubuh, melainkan rasa tidak percaya diri.
Baris "Maybe I would dress for the weather if I would feel better" menunjukkan kesadaran diri. Ia tahu pilihan itu tidak logis secara praktis. Namun keputusan tersebut bukan soal cuaca, melainkan soal kenyamanan psikologis. Ia memilih menyesuaikan diri dengan kecemasan yang dirasakan, bukan dengan musim yang sedang berlangsung.
Reff "I have to tell them all I'm freezin' / No matter the season" menghadirkan ironi. Ia mengaku kedinginan bahkan saat cuaca panas. Kebohongan kecil ini mencerminkan sulitnya menjelaskan alasan sebenarnya. Masalahnya bukan suhu, tetapi persepsi diri yang belum damai.
Bagian "It really gets to me / That I can't answer truthfully" memperlihatkan beban emosional yang tersembunyi. Pertanyaan ringan dari orang lain dapat terasa berat ketika menyentuh insekuritas yang mendalam.
No Matter the Season adalah refleksi tentang bagaimana rasa tidak nyaman terhadap tubuh bisa memengaruhi hal-hal sederhana seperti pilihan pakaian. Lagu ini menangkap perjuangan sunyi yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain, tetapi sangat nyata bagi yang mengalaminya.
Next News

Festival Bamboo Rafting Loksado 2026, Sensasi Menyusuri Sungai Amandit dengan Rakit Bambu di Pegunungan Meratus
3 months ago

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
3 months ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
3 months ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
3 months ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
3 months ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
3 months ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
3 months ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
3 months ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
3 months ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
3 months ago

