Kamis, 5 Maret 2026
Amandit FM
Habar Banua

Pemkab HSS Komitmen Dukung P4GN, Teken Kesepakatan dengan BNN Kalsel

Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 07 February 2026 | 01:22 PM

Background
Pemkab HSS Komitmen Dukung P4GN, Teken Kesepakatan dengan BNN Kalsel
MoU Pemkab HSS dengan BNN Kalsel (Facebook/Kominfo HSS)

amanditmedia.id, Kandangan - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) menegaskan komitmennya dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNN Kalsel), Jumat (7/2).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BNN dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika, khususnya di wilayah HSS. Kolaborasi tersebut mencakup upaya pencegahan, sosialisasi, edukasi, hingga penguatan peran instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

Melalui kesepakatan ini, Pemkab HSS mendorong seluruh perangkat daerah terlibat aktif dalam program P4GN. Tidak hanya menyasar aparatur sipil negara, langkah pencegahan juga diarahkan ke lingkungan pendidikan, masyarakat umum, serta kelompok usia produktif yang dinilai rentan terhadap penyalahgunaan zat terlarang.

BNN Kalsel menilai dukungan pemerintah kabupaten sangat penting untuk memperluas jangkauan program pemberantasan narkotika. Peran pemerintah daerah dinilai krusial dalam memfasilitasi kegiatan penyuluhan, deteksi dini, hingga pembentukan relawan atau penggiat antinarkoba di tingkat lokal.

Selain aspek pencegahan, kerja sama ini juga membuka ruang koordinasi dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Pendekatan yang dilakukan tidak semata penegakan hukum, tetapi juga mencakup rehabilitasi bagi pengguna agar dapat kembali produktif di tengah masyarakat.

Pemkab HSS memandang persoalan narkotika sebagai ancaman serius terhadap ketahanan keluarga dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, penguatan regulasi internal, kampanye bahaya narkoba, serta pengawasan di lingkungan kerja menjadi bagian penting dari implementasi kesepakatan tersebut.

Dengan adanya MoU ini, diharapkan terbentuk sistem pencegahan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di daerah. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menekan peredaran gelap narkotika sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Tags