Selasa, 10 Februari 2026
Amandit FM
Science & Technology

Perbedaan Hoaks, Misinformasi, dan Disinformasi yang Sering Disalahartikan

Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 24 January 2026 | 05:25 PM

Background
Perbedaan Hoaks, Misinformasi, dan Disinformasi yang Sering Disalahartikan
Fake News (Pexels.com/Joshua Miranda)

Istilah hoaks sering digunakan untuk menyebut semua informasi palsu. Padahal, dalam literasi digital, terdapat perbedaan antara hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang perlu dipahami.

Misinformasi

Misinformasi adalah informasi keliru yang disebarkan tanpa unsur kesengajaan. Biasanya terjadi karena kesalahan memahami data, konteks, atau sumber. Orang yang menyebarkan misinformasi umumnya tidak berniat menipu, tetapi kurang melakukan verifikasi.

Disinformasi

Disinformasi berbeda. Jenis ini merupakan informasi palsu yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk tujuan tertentu, seperti memengaruhi opini, merugikan pihak lain, atau menciptakan kegaduhan. Hoaks pada umumnya masuk dalam kategori disinformasi.

Hoaks

Sementara itu, hoaks lebih dikenal sebagai istilah populer yang merujuk pada konten bohong atau menyesatkan yang dikemas seolah-olah benar. Hoaks sering memanfaatkan emosi pembaca agar cepat dibagikan, tanpa sempat dipikirkan secara kritis.

Memahami perbedaan ini penting agar respons masyarakat lebih tepat. Tidak semua kesalahan informasi harus dihadapi dengan kemarahan atau sanksi sosial. Edukasi dan klarifikasi sering kali lebih efektif untuk menangani misinformasi, sementara disinformasi memerlukan penanganan yang lebih serius.

Dengan literasi yang baik, masyarakat dapat bersikap lebih bijak dalam menyikapi berbagai jenis informasi yang beredar di ruang digital.

Tags

hoax