Jumat, 23 Oktober 2026
Amandit FM
Habar Banua

Rianda dan Marsya Dinobatkan sebagai Duta Pariwisata HSS 2026, Siap Promosikan Wisata Berkelanjutan

Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 04 August 2026 | 08:45 AM

Background
Rianda dan Marsya Dinobatkan sebagai Duta Pariwisata HSS 2026, Siap Promosikan Wisata Berkelanjutan
(Facebook/Kominfo HSS)

amanditmedia.id, Kandangan — Dua generasi muda terbaik resmi dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun 2026. Mereka diharapkan menjadi wajah pariwisata daerah sekaligus motor promosi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif HSS hingga tingkat nasional.

Penobatan tersebut berlangsung pada Malam Puncak Grand Final Duta Pariwisata Kabupaten HSS Tahun 2026 di Kawasan Stadion 2 Desember Kandangan, Senin (3/8). Ajang ini mengusung tema Sustainable Tourism, Bringing HSS to the World.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor serta Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Komisi III DPRD Kabupaten HSS, Putri Indonesia Kalimantan Selatan 2026, para asisten Sekretariat Daerah, kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda, para camat se-Kabupaten HSS, serta tamu undangan lainnya.

Malam grand final juga dimeriahkan kehadiran Utuh Aluh HSS, Duta Pepelingasih, Duta Lingkungan, Duta Genre, para sponsor, dan mitra media.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten HSS, Dody Puriyandhani, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pemilihan Duta Pariwisata menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda sebagai representasi daerah sekaligus agen promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, seleksi tahun ini diikuti 26 peserta yang terdiri dari 13 putra dan 13 putri. Seluruh peserta menjalani tahapan seleksi secara bertahap, mulai dari sosialisasi, pendaftaran, tes tertulis, wawancara, hingga tes bakat dan advokasi pariwisata.

Dari seluruh proses tersebut, terpilih 12 finalis terbaik yang terdiri atas enam finalis putra dan enam finalis putri untuk tampil pada malam grand final.

Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor menegaskan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan peduli terhadap daerahnya.

"Generasi muda membutuhkan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan mengembangkan potensi. Tanpa kegiatan yang positif, mereka akan kehilangan arah dalam menentukan tujuan hidup. Melalui ajang ini, saya yakin akan lahir generasi penerus yang sukses, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan," ujarnya.

Bupati menilai ajang Duta Pariwisata bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan bagi generasi muda agar mampu memperkenalkan kekayaan alam, budaya, sejarah, dan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten HSS.

Ia juga mengingatkan para pemenang bahwa gelar yang diraih merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Gelar Duta Pariwisata bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari sebuah tanggung jawab. Jadilah pribadi yang rendah hati, terus belajar, menjaga etika, serta mampu mempromosikan potensi wisata, sejarah, budaya, dan produk unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan hingga semakin dikenal di tingkat provinsi maupun nasional," pesannya.

Pada malam puncak tersebut, dewan juri menetapkan Rianda Dwi Saputra sebagai Putra Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 dan Marsya Raisa Salsabella sebagai Putri Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026.

Keduanya diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, sejarah, dan produk unggulan daerah, sekaligus menginspirasi generasi muda lainnya untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Tags