Kamis, 5 Maret 2026
Amandit FM
Kesehatan

Tingkat Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Anak Masih Minim, Hanya 5 Ribu dari 50 Ribu

Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 07 February 2026 | 04:53 PM

Background
Tingkat Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Anak Masih Minim, Hanya 5 Ribu dari 50 Ribu
Dante Saksono Harbuwono Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Instagram/dante.harbuwono)

amanditmedia.id, Jakarta - Sekitar 50 ribu anak di Indonesia terdeteksi mengalami kelainan jantung bawaan, namun hanya sekitar 5 ribu anak yang mampu mendapatkan penanganan medis.

"Di Indonesia itu kelainan jantung pada anak angkanya 8 dari 1.000 kelahiran, bayangkan. Yang terdeteksi secara keseluruhan itu ada 50 ribu yang mengalami kelainan jantung, yang bisa ditangani dan sanggup ditangani hanya 5 ribu anak," ungkap Dante, ketika ditemui awak media di RS Harapan Kita Jakarta Barat, Jumat (7/2).

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang sudah ada sejak bayi lahir. Kondisi ini memerlukan diagnosis serta tindakan medis sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih berat.

Kesenjangan antara jumlah kasus dan kapasitas layanan menjadi tantangan besar. Tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas bedah jantung anak maupun dokter spesialis yang memadai, sehingga penanganan masih terpusat di sejumlah rumah sakit rujukan.

Faktor pembiayaan juga menjadi sorotan. Tindakan operasi jantung anak membutuhkan biaya besar dan teknologi tinggi. Meski ada dukungan jaminan kesehatan, antrean operasi tetap terjadi karena keterbatasan ruang operasi dan tenaga medis.

Keterlambatan penanganan dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup anak. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan skrining pada bayi baru lahir dinilai penting untuk mengetahui kondisi jantung sejak awal.

Pemerintah terus mendorong penguatan layanan jantung anak melalui peningkatan kapasitas rumah sakit rujukan, pelatihan tenaga kesehatan, serta perluasan layanan ke daerah. Upaya ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan penanganan dan meningkatkan peluang hidup anak dengan kelainan jantung bawaan.

Tags