920 Cartridge Vape Berisi Narkoba Etomidate Diamankan Polisi di Jakarta Pusat
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 03 March 2026 | 05:24 PM


amanditmedia.id, Jakarta - Polisi berhasil menyita 920 cartridge rokok elektrik yang mengandung cairan narkoba jenis etomidate di wilayah Jakarta Pusat selama periode November hingga Februari. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S. Kuncoro, menyebut satu cartridge dihargai antara Rp 5-8 juta dan bisa digunakan puluhan hingga ratusan kali.
"Cartridge ini mengandung cairan etomidate. Jadi cartridge ini biasa dalam penggunaannya pada device-device yang ada di rokok-rokok elektrik," ujar Wisnu saat konferensi pers di Kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Wisnu menjelaskan peredaran narkoba melalui cartridge vape masih bersifat individu. "Biasanya diedarkannya di jaringan bawah, orang per orang. Jarang lewat online atau medsos, belum ada kasusnya," katanya. Ia menambahkan, peredaran dilakukan dengan cara personal, misalnya memesan melalui kenalan atau orang dekat.
Kepolisian mencatat, mayoritas peminat cartridge etomidate berasal dari kalangan muda berusia 17 hingga 30 tahun. "Yang mencari biasanya usia muda dan aktif," jelas Wisnu.
Etomidate diklasifikasikan sebagai narkotika golongan II menurut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 15 Tahun 2025. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan, gangguan fokus, hingga kejang saraf. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menegaskan etomidate yang digunakan melalui vape termasuk narkotika sesuai regulasi terbaru.
"Zat etomidate yang dicampur ke dalam liquid dan diisap menggunakan pods bisa menimbulkan efek seperti kehilangan kesadaran. Jika terhirup, ini berbahaya bagi paru-paru dan organ vital, serta dapat menyebabkan kebingungan, tremor, hingga gangguan keseimbangan," tambahnya.
Penindakan ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap penyalahgunaan zat adiktif yang membahayakan kesehatan, seiring kebijakan baru Kemenkes yang menegaskan etomidate masuk kategori narkotika. Polisi terus memantau peredaran dan menindak tegas pihak yang terlibat.
Next News

TVRI Buka Pendaftaran Nobar Resmi Piala Dunia 2026 untuk Kafe hingga Hotel
4 months ago

Kemkomdigi Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat untuk Pelajar di Tangerang
4 months ago

Gregoria Mariska Tunjung Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI, Faktor Kesehatan Jadi Alasan
4 months ago

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter
5 months ago

1.585 Posbankum di Jambi Resmi Diluncurkan, Akses Bantuan Hukum Kini Sampai Desa
5 months ago

Bahlil Nilai Batas BBM Subsidi 50 Liter per Hari Wajar, Singgung Pengalaman Jadi Sopir Angkot
6 months ago

Ramai Isu BBM Naik 1 April, Ini Penjelasan Terbaru dari Pusat
6 months ago

UTBK Is Coming: Checklist Amunisi Biar Nggak Panik di Hari-H
6 months ago

Punya 7.000 Triliun, Elon Musk Bisa Beli Apa Saja di Dunia Ini?
6 months ago

Otto Toto Sugiri: Kisah "Bill Gates Indonesia" yang Hartanya Bikin Geleng-Geleng Kepala
6 months ago

