Banua Enam Siap Hadapi Banjir, Sodetan dan Normalisasi Sungai Jadi Fokus
Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 12 February 2026 | 12:46 PM


amanditmedia.id, Hulu Sungai Utara - Enam kabupaten di kawasan Banua Enam, Kalimantan Selatan, memperkuat komitmen pengendalian banjir secara terpadu melalui rapat koordinasi yang digelar Rabu (11/2) di Aula KH. Dr. Idham Khalid, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin dan dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor beserta jajaran kepala daerah dan Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Gubernur Muhidin menekankan bahwa pengendalian banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. "Harus ada sinergi dan kolaborasi lintas kabupaten yang terpadu, melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Jangan sampai hanya menjadi seremonial," tegasnya.
Sebagai langkah awal, fokus pengendalian banjir akan diarahkan pada pembangunan sodetan, yaitu saluran air buatan untuk mengalihkan sebagian debit sungai saat volume tinggi. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi tekanan aliran utama dan mencegah banjir di kawasan padat penduduk. Gubernur menambahkan, anggaran untuk pembangunan sodetan akan dialokasikan dalam perubahan anggaran tahun ini.
Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan pihaknya juga menyiapkan langkah strategis di wilayahnya, termasuk normalisasi Sungai Amandit yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) III, serta perencanaan pembangunan sodetan di titik-titik kritis. "Kita terus bekerja agar masyarakat mendapatkan perlindungan dan kepastian dari ancaman banjir," ujarnya.
Rapat koordinasi ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama Program Terpadu Penanganan Pengendalian Banjir Banua Enam. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen semua pihak untuk melaksanakan program pengendalian banjir secara terkoordinasi lintas wilayah administrasi, meminimalkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain itu, forum ini menampilkan pemaparan Rencana Aksi Pengendalian Banjir WS Barito oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan III serta desain perencanaan pengendalian banjir oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel. Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi upaya menyeluruh untuk menghadirkan sistem pengendalian banjir yang efektif, terencana, dan berkelanjutan.
Dengan koordinasi ini, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk melindungi keselamatan masyarakat, menjaga stabilitas sosial-ekonomi, dan memastikan Banua Enam siap menghadapi banjir dengan langkah yang terpadu dan berkelanjutan.
Next News

Bupati HSS Launching Program Sekolah Aman dan Desa ODF untuk Perkuat Kabupaten Layak Anak
20 minutes ago

Pemkab HSS Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD dalam Penyusunan RTRW 2026–2046
3 hours ago

TP PKK HSS Gelar Khataman Al-Qur'an di Pendopo Bupati, Momentum Perkuat Ibadah dan Silaturahmi Ramadan
6 hours ago

Pendampingan Pembangunan Daerah HSS Dimulai, Wabup H. Suriani Tekankan Dampak Nyata Program
10 hours ago

Perkuat Keamanan Perairan, Kapolda Kalsel Resmikan Marnit Patroli Bangkau di HSS
a day ago

Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026, HSS Jalani Observasi KPK
a day ago

Pemkab HSS Ingatkan Warga Waspada Penipuan Catut Nama Bupati H. Syafrudin Noor
a day ago

Safari Ramadan di Sungai Raya, Bupati HSS Serahkan Bantuan untuk LKSA
a day ago

Siapkan Observasi Kabupaten Antikorupsi, Pemkab Gelar Rakor Bersama OPD
a day ago

Penutupan Gema Al-Qur'an Ramadhan ke-29 BKPRMI HSS, Kepala Kemenag Pimpin Doa
3 days ago





