Rabu, 29 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

DI Riam Kanan Akan Dikeringkan September–Oktober 2026, PUPR Kalsel Minta Warga Bersiap

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 19 March 2026 | 01:05 AM

Background
DI Riam Kanan Akan Dikeringkan September–Oktober 2026, PUPR Kalsel Minta Warga Bersiap
Rencana pengeringan Daerah Irigasi (DI) Riam Kanan (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru – Rencana pengeringan Daerah Irigasi (DI) Riam Kanan disampaikan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan jaringan irigasi guna menjaga fungsi layanan air tetap optimal.

Pemberitahuan ini disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan mengacu pada hasil Sidang Komisi Irigasi Provinsi Kalimantan Selatan yang telah menetapkan jadwal pengeringan.

Melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Wahid Ramadani menjelaskan bahwa pengeringan dilakukan untuk mendukung pemeliharaan saluran primer dan sekunder, termasuk pembersihan gulma serta sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air.

Kondisi saluran saat ini mengalami penurunan kapasitas akibat pertumbuhan gulma yang dipicu oleh penumpukan sedimen di dasar saluran. Hal tersebut menyebabkan penampang aliran menyempit dan mengganggu distribusi air.

Dalam pelaksanaannya, pemeliharaan akan mencakup saluran primer sepanjang 24,047 kilometer dan saluran sekunder sepanjang 62,834 kilometer. Selain pembersihan, perbaikan juga dilakukan pada sejumlah bangunan irigasi yang mengalami kerusakan.

Langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan debit air untuk mendukung kebutuhan pertanian, khususnya Musim Tanam I 2026–2027, serta penyediaan air bagi masyarakat. Selama proses berlangsung, ketinggian muka air akan diturunkan hingga mencapai dasar saluran guna memaksimalkan pekerjaan di lapangan.

Seluruh pengguna air, termasuk petani, diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dan kebutuhan air selama masa pengeringan yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Informasi lanjutan akan disampaikan jika terjadi perubahan jadwal.

Upaya pemeliharaan ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi optimal sistem irigasi sehingga dapat terus mendukung sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat secara berkelanjutan.

Tags