Kamis, 16 Juli 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp319 Juta untuk Stunting hingga Rumah Layak Huni

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 15 July 2026 | 08:25 AM

Background
Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp319 Juta untuk Stunting hingga Rumah Layak Huni
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor kembali menyalurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Dukungan terhadap penanganan stunting, pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga penyediaan rumah layak huni kembali diperkuat melalui penyaluran bantuan senilai Rp319,6 juta kepada masyarakat Kota Banjarbaru, Selasa (14/7).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, kepada Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura Indonesia (Persero).

Stephanus mengatakan program TJSL merupakan komitmen perusahaan agar keberadaan bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

"Kami ingin memastikan keberadaan Bandara Internasional Syamsudin Noor memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui program TJSL ini, kami berupaya mendukung penurunan stunting, meningkatkan sarana pendidikan, memperkuat pengelolaan lingkungan, hingga membantu masyarakat memperoleh rumah yang lebih layak huni," ujarnya.

Pada sektor kesehatan, bantuan senilai Rp164,6 juta disalurkan melalui Program InJourney Lawan Stunting untuk 127 anak di Banjarbaru. Di bidang pendidikan, perusahaan mengalokasikan Rp30 juta untuk perbaikan halaman SDN 3 Landasan Ulin Utara dan Rp50 juta untuk pembangunan panggung SMP Negeri 15 Banjarbaru.

Komitmen terhadap lingkungan diwujudkan melalui bantuan mesin pencacah sampah senilai Rp25 juta kepada LPM Guntung Payung, Kelurahan Guntung Manggis. Sementara itu, program Rumah Layak Huni mendapat alokasi Rp50 juta untuk renovasi rumah warga.

Stephanus menambahkan seluruh program tersebut merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Tags