Kamis, 16 Juli 2026
Amandit FM
Habar Banua

Hadapi Musim Kemarau, HSS Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla Sejak Dini

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 16 July 2026 | 01:39 PM

Background
Hadapi Musim Kemarau, HSS Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla Sejak Dini
Bupati HSS Ingatkan Bahaya Karhutla, Kesiapsiagaan Harus Dimulai Sekarang (Facebook/Kominfo HSS)

amanditmedia.id, Kandangan – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau mulai diantisipasi lebih awal di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Seluruh unsur terkait dikumpulkan dalam rapat koordinasi untuk menyatukan langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan berdampak pada masyarakat.

Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Karhutla digelar di Pendopo Bupati HSS, Kamis (16/7), dengan melibatkan unsur Forkopimda, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BMKG, Manggala Agni, perangkat daerah, para camat, hingga relawan.

Bupati HSS H. Syafrudin Noor menegaskan, penanganan karhutla harus dimulai sebelum titik api muncul. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

"Jangan sampai kita baru bergerak ketika api sudah muncul. Kesiapsiagaan itu harus dimulai dari sekarang, dari hal-hal kecil di sekitar kita," tegasnya.

Ia menilai pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga meminta patroli di kawasan rawan diperkuat, pemantauan titik panas dilakukan secara berkala, kesiapan peralatan pemadaman dipastikan optimal, serta koordinasi antarlembaga berjalan cepat agar setiap informasi dapat segera ditindaklanjuti.

Selain itu, masyarakat diimbau ikut menjaga kawasan hutan, lahan pertanian, perkebunan, dan pegunungan sebagai aset daerah yang harus tetap lestari.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten HSS berharap potensi karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga risiko kebakaran selama musim kemarau dapat ditekan semaksimal mungkin.

Tags