Rabu, 15 Juli 2026
Amandit FM
Habar Banua

Haul ke-41 Tuan Guru H. Kaderi Jadi Momentum Meneladani Dakwah dan Akhlak Ulama

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 13 July 2026 | 06:04 AM

Background
Haul ke-41 Tuan Guru H. Kaderi Jadi Momentum Meneladani Dakwah dan Akhlak Ulama
Sekda HSS Hadiri Haul ke-41 Tuan Guru H. Kaderi bin H. Taris (Facebook/Prokopim HSS)

amanditmedia.id, Hulu Sungai Selatan — Ribuan jamaah memadati alkah keluarga di belakang Masjid Al Istiqomah, Desa Longawang, Kecamatan Telaga Langsat, Minggu (12/7), untuk mengikuti Haul ke-41 Tuan Guru H. Kaderi (H. Tukad) bin H. Taris. Kegiatan ini menjadi momentum mengenang sekaligus meneladani perjuangan dakwah ulama yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Peringatan haul dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah H. Muhammad Noor, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah dari berbagai daerah.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa serta tausiah agama yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan sekaligus Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan, Tuan Guru H. Ahmad Syairaji.

Dalam sambutannya, Sekda H. Muhammad Noor menyampaikan bahwa Tuan Guru H. Kaderi dikenal sebagai ulama yang istiqamah dalam berdakwah, hidup sederhana, serta mengabdikan diri untuk menyebarkan ilmu agama kepada masyarakat.

"Kita semua tentu mengenal sosok Tuan Guru H. Kaderi bin H. Taris sebagai seorang ulama yang istiqamah dalam berdakwah, sederhana dalam kehidupan, dekat dengan masyarakat, dan tidak pernah lelah mengajarkan ilmu agama kepada siapa saja. Jejak beliau masih terasa hingga hari ini melalui murid-murid dan masyarakat yang terus mengamalkan ilmu serta nasihat beliau," ujarnya.

Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa amal seseorang akan terus mengalir setelah wafat melalui sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh. Menurutnya, ilmu yang diwariskan para ulama akan terus menjadi amal yang tidak terputus selama diamalkan oleh generasi penerus.

Sekda berharap peringatan haul tidak hanya menjadi ajang mengenang sosok ulama, tetapi juga menjadi pengingat untuk meneladani semangat menuntut ilmu, keikhlasan, kesederhanaan, kepedulian terhadap sesama, serta kecintaan kepada agama yang telah dicontohkan almarhum.

Ia juga mengajak keluarga, para guru, ulama, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus membina generasi muda agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia di tengah perkembangan zaman.

Tags