Jumat, 13 Maret 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Kalsel Genjot Swasembada Daging Sapi, Integrasikan Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan

Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 13 March 2026 | 10:02 AM

Background
Kalsel Genjot Swasembada Daging Sapi, Integrasikan Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan
Kalsel Perkuat Langkah Menuju Swasembada Daging Sapi Melalui Program P2SBPTKP (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan semakin agresif mendorong swasembada daging sapi melalui program kolaboratif yang menggabungkan sektor peternakan, perkebunan, tanaman pangan, kehutanan, dan pertambangan.

Program Pengembangan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan dan Pertambangan (P2SBPTKP) ini bertujuan membangun sistem peternakan yang efisien, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani dan peternak lokal.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyatakan program ini penting untuk memenuhi kebutuhan daging sapi provinsi yang mencapai sekitar 7,1 juta kilogram per tahun. "Dengan P2SBPTKP, kita tidak hanya meningkatkan produksi ternak sapi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan serta meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal," ujar Suparmi.

Saat ini, Kalimantan Selatan membutuhkan populasi sekitar 260.389 ekor sapi potong untuk memenuhi kebutuhan daging secara mandiri, termasuk tambahan 22.403 ekor indukan dari total kebutuhan 53.889 ekor. Program ini dirancang agar pemanfaatan limbah pertanian dan kolaborasi lintas sektor dapat menambah efisiensi produksi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Suparmi menekankan keberhasilan P2SBPTKP bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan pendekatan terintegrasi ini, Kalimantan Selatan menargetkan swasembada daging sapi pada 2029 sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Banua.

Tags