Kalsel Perkuat Keamanan Siber Lewat SI KAMI, CSIRT Sudah Terbentuk di Seluruh Daerah
Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 12 March 2026 | 01:44 PM


amanditmedia.id – Kalimantan Selatan terus mempercepat penguatan sistem perlindungan data dan keamanan informasi di era digital. Melalui berbagai langkah strategis yang dijalankan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, daerah ini berhasil mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan sistem keamanan siber.
Penguatan tersebut dilakukan melalui implementasi Sistem Keamanan Informasi (SI KAMI) yang menjadi kerangka utama dalam menjaga kedaulatan data pemerintah daerah.
Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel Sucilianita Akbar menjelaskan bahwa pembangunan sistem keamanan digital telah dilakukan secara bertahap sejak 2024.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah pembentukan Computer Security Incident Response Team atau Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Dengan terbentuknya tim tersebut secara serentak, Kalimantan Selatan tercatat sebagai provinsi kedua di Indonesia yang berhasil memiliki CSIRT di seluruh daerah.
"Kondisi ini menunjukkan kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman siber yang terus berkembang," ujar Sucilianita, Selasa (10/3).
Selain itu, Diskominfo Kalsel juga menyiapkan Agen Siber di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Para agen ini berfungsi sebagai lini pertama dalam memantau keamanan sistem digital serta merespons secara cepat jika terjadi indikasi serangan siber.
Upaya tersebut kemudian diperkuat pada 2025 melalui pelaksanaan penilaian Indeks Keamanan Informasi secara serentak di seluruh kabupaten dan kota.
Langkah ini menjadikan Kalimantan Selatan sebagai provinsi pertama di Indonesia yang melakukan evaluasi indeks keamanan informasi secara menyeluruh di tingkat daerah.
Berdasarkan hasil Penilaian Tingkat Keamanan Siber dan Sandi (PTKSS), Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meraih capaian 71 persen, melampaui target nasional. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keamanan informasi di daerah tersebut berada pada kategori baik dan terus berkembang.
Untuk memperkuat koordinasi ke depan, Diskominfo Kalsel juga merancang pembentukan Forum Komunikasi Keamanan Informasi (Forkom KAMI) pada 2027.
Forum tersebut akan menjadi ruang kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan serta Badan Intelijen Negara melalui BIN Daerah.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah daerah berharap ekosistem digital di Kalimantan Selatan tidak hanya berkembang dari sisi teknologi, tetapi juga memiliki fondasi keamanan yang kuat untuk melindungi data serta informasi masyarakat.
Next News

Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Kembali Salurkan Bantuan TJSL Safari Ramadan Kepada Masyarakat Dan Komunitas Bandara
a day ago

Akhirnya Mufrida Resmi Mewakili Indonesia Di Regional Athlete Congress 2026 Singapura
a day ago

Dermaga Pasar Terapung Kalsel di TMII Segera Diresmikan, Jadi Etalase Budaya Banua
in 7 hours

Pemprov Kalsel Matangkan Peresmian Dermaga Pasar Terapung di TMII Jakarta
in 6 hours

Operasi Ketupat Intan 2026 Dimulai, Kapolda Kalsel Siapkan 2.400 Lebih Personel Amankan Mudik
in 3 hours

Pengamanan Lebaran 2026 Dimatangkan, Pemprov Kalsel Dukung Operasi Ketupat Intan
2 hours ago

Diskominfo Kalsel dan HST Sinkronkan Program 2026–2027, Dorong Transformasi Digital hingga Desa
3 hours ago

Bazaar Ramadan RSUD Ulin Banjarmasin Digelar 3 Hari, 24 UMKM Ramaikan Pasar Murah
4 hours ago

Pemprov Kalsel Konsultasi ke Kementerian Pariwisata, Perkuat Geopark Meratus dan Pariwisata Berkelanjutan
4 hours ago

Safari Ramadan Pemprov Kalsel di Balangan, Bahas Pembangunan Jembatan Kotabaru hingga Beasiswa Pendidikan
4 hours ago




