Jumat, 1 Mei 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

"Banua Influencer" Jadi Ruang Kolaborasi Kreator Lokal dan Dispar Kalsel

Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 01 May 2026 | 07:00 AM

Background
"Banua Influencer" Jadi Ruang Kolaborasi Kreator Lokal dan Dispar Kalsel
50 Kreator Lokal Ikuti Banua Influencer, Dispar Kalsel Fokus Penguatan Ekonomi Kreatif (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin – Upaya memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis digital terus didorong dengan menggandeng para konten kreator lokal. Hal ini terlihat dalam kegiatan bertajuk "Banua Influencer" yang digelar di Banjarmasin, Selasa (28/4).

Sekitar 50 peserta dari kalangan konten kreator dan pelaku ekonomi kreatif se-Kalimantan Selatan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan kreator digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Kolaborasi ini penting untuk menyebarluaskan program pemerintah sekaligus mengenalkan potensi daerah melalui konten digital," ujarnya.

Menurutnya, peran influencer kini semakin strategis karena hampir seluruh aktivitas masyarakat tidak lepas dari gawai dan media sosial.

Selain sebagai ajang sosialisasi, kegiatan ini juga memberi pembekalan kepada peserta terkait peluang ekonomi kreatif yang dinilai semakin menjanjikan.

Dua narasumber, Rizky dan Raka (2R), dihadirkan untuk berbagi pengalaman dan strategi agar kreator lokal mampu bersaing hingga ke level nasional dan internasional.

Raka menekankan pentingnya autentisitas dalam berkarya di tengah persaingan konten yang semakin ketat.

"Kunci utama itu kejujuran. Ide terbaik datang dari diri sendiri," katanya.

Senada, Rizky menilai konten kreator memiliki peran penting sebagai "penyambung informasi" potensi daerah kepada publik luas.

Ia juga menyinggung tantangan di era kecerdasan buatan, di mana konten yang jujur justru lebih mampu membangun kedekatan dengan audiens.

"Teknologi hanya alat, tapi kejujuran yang menentukan apakah konten itu bisa menyentuh," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kreator lokal yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mempromosikan pariwisata dan memperkuat ekonomi kreatif daerah.

Tags