Kamis, 30 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Peneliti Prancis Dalami Sejarah Intan Kalsel di Museum Lambung Mangkurat

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 30 April 2026 | 12:42 PM

Background
Peneliti Prancis Dalami Sejarah Intan Kalsel di Museum Lambung Mangkurat
Museum Lambung Mangkurat Jadi Referensi Penelitian Tim Gemologi Internasional (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Kunjungan tim peneliti gemologi internasional dari Prancis ke Kalimantan Selatan tak hanya fokus pada tambang dan perdagangan intan. Mereka juga menelusuri sisi sejarah dan edukasi melalui kunjungan ke Museum Lambung Mangkurat.

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian penelitian yang berlangsung pada 26 April hingga 2 Mei 2026. Tim dari Laboratoire de Gemmologie dipimpin Agatha Cristol, didampingi Badan Pengelola Geopark Meratus, Dinas Perdagangan Kalsel, serta Bappeda Kalsel.

Plt. Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Raudati Hildayati, menyebut kunjungan ini dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman tentang geologi, budaya, hingga perkembangan industri intan di daerah.

"Berbagai koleksi museum ditinjau, terutama artefak yang menggambarkan hubungan masyarakat lokal dengan kekayaan alam, khususnya intan," ujarnya, Senin (27/4).

Selain itu, diskusi interaktif turut dilakukan sebagai ruang pertukaran pengetahuan antara peneliti dan pengelola museum. Pembahasan mencakup karakteristik geologis intan Kalimantan yang dinilai memiliki keunikan tersendiri.

Kunjungan ini melengkapi rangkaian penelitian lapangan yang juga mencakup peninjauan ke tambang tradisional Cempaka, lokasi pengolahan, hingga pasar intan.

Museum Lambung Mangkurat dinilai memberi perspektif historis yang memperkaya kajian ilmiah yang dilakukan.

"Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih luas antara institusi lokal dan komunitas ilmiah internasional dalam pengembangan studi gemologi, khususnya terkait potensi serta warisan intan Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Tags