Program RTLH 2026 Diperketat, Validasi Data dan Akuntabilitas Jadi Prioritas
Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 01 May 2026 | 08:02 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru – Upaya memperbaiki kualitas hunian masyarakat terus diperkuat lewat penataan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang lebih terarah dan akuntabel pada 2026.
Penguatan ini dibahas dalam bimbingan teknis modul kerja RTLH yang melibatkan fasilitator, satuan tugas kabupaten/kota, hingga perwakilan calon penerima bantuan.
Kepala Disperkim Kalsel, Rahmiyanti Jonoezir Pamuntjak, menegaskan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh pihak agar program berjalan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan bahwa data penerima harus diverifikasi ulang di lapangan.
"Validasi penting agar tidak terjadi salah sasaran, misalnya penerima sudah pindah atau sudah mendapat bantuan lain," ujarnya.
Selain ketepatan data, kualitas pembangunan rumah juga menjadi perhatian. Hunian yang diperbaiki harus memenuhi standar teknis agar benar-benar layak ditempati.
Aspek transparansi anggaran turut diperketat, termasuk kesesuaian antara rencana biaya dan kondisi riil di lapangan.
Rahmiyanti menyebut, dokumentasi pekerjaan menjadi bagian krusial dalam proses pengawasan.
"Dokumentasi sebelum dan sesudah pekerjaan harus jelas sebagai bukti pelaksanaan," jelasnya.
Peserta bimtek juga dibekali pemahaman terkait mekanisme penyaluran bantuan, sistem pengawasan, hingga strategi pendampingan teknis berbasis modul kerja.
Program RTLH diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Koordinasi antar pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat penerima, dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Next News

"Banua Influencer" Jadi Ruang Kolaborasi Kreator Lokal dan Dispar Kalsel
in 4 hours

Penguatan Kinerja ASN dan Tertib Arsip Jadi Fokus Sosialisasi di Kalsel
in 3 hours

Jemaah Haji Kalsel Dilepas, Pesan Penting: Jaga Kesehatan dan Ikuti Arahan Petugas
in 2 hours

40 Pejabat Ikut PKA 2026, Disiapkan Jadi Penggerak Kinerja di Kalsel
9 minutes ago

Hasnuryadi Melenggang Sendiri, Kursi Ketua KONI Kalsel Nyaris Tanpa Lawan
an hour ago

Peneliti Prancis Dalami Sejarah Intan Kalsel di Museum Lambung Mangkurat
14 hours ago

Pameran "Kuda Cahaya" Curi Perhatian, Sarat Makna Spiritual dan Filosofi Mendalam
15 hours ago

Kalsel Masuk 5 Besar Nasional, Muhidin Raih Penghargaan Bergengsi di Hari Otda 2026
16 hours ago

Koperasi Merah Putih Dikebut, Kalsel Targetkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
19 hours ago

Perda TJSLP Dikebut, Perusahaan Didorong Jadi "Mesin Kedua" Pembangunan Kalsel
17 hours ago





