Kapolda Kalsel Dorong Tanah Laut Jadi Sentra Jagung, Strategi Tutup Defisit Produksi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 22 February 2026 | 04:57 AM


amanditmedia.id, Tanah Laut - Kepala Polda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memimpin Focus Group Discussion mengenai percepatan Kabupaten Tanah Laut sebagai pusat pengembangan jagung daerah. Pertemuan yang digelar di Balairung Tuntung Pandang pada Jumat (20/2) tersebut diikuti penyuluh pertanian lapangan serta jajaran Bhabinkamtibmas Polres Tanah Laut.
Diskusi dilaksanakan menyusul masih besarnya selisih antara produksi dan kebutuhan jagung di Kalimantan Selatan. Produksi tahunan disebut baru berada di kisaran 130.000 ton, sementara kebutuhan masyarakat dan industri mencapai sekitar 325.000 ton, sehingga masih terjadi kekurangan pasokan cukup besar. Kondisi ini mendorong perlunya percepatan perluasan lahan dan peningkatan hasil panen.
Tanah Laut dinilai memiliki posisi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Wilayah yang didominasi dataran rendah dianggap potensial untuk pengembangan pertanian jagung skala luas. Selain itu, kerja sama dengan PT Inhutani I telah menyiapkan total sekitar 3.700 hektare lahan, dengan 700 hektare di antaranya siap dimanfaatkan pada tahap awal penanaman.
Dalam forum itu juga ditegaskan bahwa kepolisian tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi turut mengambil bagian dalam mendukung ekosistem pertanian. Dukungan tersebut mencakup pengawalan distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran, menjaga stabilitas harga melalui Satgas Pangan, membantu membuka akses kerja sama dengan pembeli hasil panen, serta memberikan kepastian hukum terkait standar harga berbasis kualitas.
Peserta FGD turut menyepakati langkah terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada masa tanam disiapkan bantuan alat berat, sarana produksi, dan bibit unggul gratis. Menjelang panen, empat unit mesin pemanen jagung akan dikerahkan untuk menekan biaya produksi petani. Setelah panen, difasilitasi proses pengeringan, penyimpanan gudang, serta sistem pembelian terintegrasi melalui offtaker.
Sebagai penguatan program berkelanjutan, juga disiapkan skema penghargaan bagi penyuluh dan Bhabinkamtibmas yang mampu meningkatkan produktivitas di wilayahnya.
"Kabupaten Tanah Laut kita proyeksikan sebagai sentra jagung Kalimantan Selatan. Model kolaborasi ini adalah wujud nyata dukungan kepolisian terhadap swasembada pangan nasional dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045," tutup Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Next News

Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Kembali Salurkan Bantuan TJSL Safari Ramadan Kepada Masyarakat Dan Komunitas Bandara
a day ago

Akhirnya Mufrida Resmi Mewakili Indonesia Di Regional Athlete Congress 2026 Singapura
a day ago

Pengamanan Lebaran 2026 Dimatangkan, Pemprov Kalsel Dukung Operasi Ketupat Intan
in 6 hours

Diskominfo Kalsel dan HST Sinkronkan Program 2026–2027, Dorong Transformasi Digital hingga Desa
in 5 hours

Bazaar Ramadan RSUD Ulin Banjarmasin Digelar 3 Hari, 24 UMKM Ramaikan Pasar Murah
in 4 hours

Pemprov Kalsel Konsultasi ke Kementerian Pariwisata, Perkuat Geopark Meratus dan Pariwisata Berkelanjutan
in 4 hours

Kalsel Perkuat Keamanan Siber Lewat SI KAMI, CSIRT Sudah Terbentuk di Seluruh Daerah
in 3 hours

Safari Ramadan Pemprov Kalsel di Balangan, Bahas Pembangunan Jembatan Kotabaru hingga Beasiswa Pendidikan
in 4 hours

Dinas Pertanian Kalsel Ikut Gerakan Pangan Murah di Polda Kalsel Selama Ramadan
2 days ago

Pemprov Kalsel Serahkan SK CPNS STTD dan Lantik 116 Pejabat Fungsional
2 days ago




