Rabu, 15 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Evaluasi Kefarmasian Digelar, Dinkes Kalsel Tekankan Kepatuhan Regulasi Obat

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 15 April 2026 | 11:43 AM

Background
Evaluasi Kefarmasian Digelar, Dinkes Kalsel Tekankan Kepatuhan Regulasi Obat
Dinkes Kalsel Evaluasi Pengelolaan Obat dan Pelayanan Kefarmasian (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin — Evaluasi penerapan pengelolaan obat dan pelayanan kefarmasian digelar Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan dengan melibatkan penanggung jawab teknis apotek dan toko obat se-Kalsel, Sabtu (11/4).

Kegiatan ini turut dihadiri organisasi profesi seperti PD Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), PD Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), serta perwakilan Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, menegaskan forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan obat, pelayanan kefarmasian, hingga aspek perizinan berjalan sesuai ketentuan.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan, pelayanan, dan perizinan sarana kefarmasian berjalan beriringan dengan regulasi yang berlaku," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara pembinaan, pengawasan, dan perizinan guna menciptakan layanan kefarmasian yang aman dan berkualitas.

"Melalui sinkronisasi ini, kita pastikan setiap sarana kefarmasian beroperasi sesuai koridor hukum demi menjamin mutu serta keamanan pasien," lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman oleh perwakilan apotek se-Kalsel terkait komitmen penjualan antibiotik yang wajib menggunakan resep dokter.

Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pengendalian resistensi antimikroba sekaligus meningkatkan kesadaran penggunaan antibiotik secara bijak.

Diharapkan, seluruh sarana kefarmasian di Kalimantan Selatan semakin profesional, patuh regulasi, serta berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Tags