Koperasi Syariah Pegawai UIN Antasari Siap Menuju Era Modernisasi dan Digitalisasi
Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 23 February 2026 | 01:45 PM


amanditmedia.id, Banjarmasin - Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Konsumen Syariah Pegawai Universitas Islam Negeri Antasari digelar pada Senin (23/2). Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, hadir dan menekankan bahwa RAT menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja koperasi sekaligus menyiapkan strategi pengembangan ke depan.
Ahmad Bagiawan menegaskan RAT bukan sekadar kewajiban administratif. Forum ini berfungsi untuk menilai pencapaian koperasi selama setahun terakhir, sekaligus merancang program dan langkah perbaikan agar koperasi tetap sehat, akuntabel, dan bermanfaat bagi anggota.
"Dari Rapat Anggota Tahunan inilah sesungguhnya kita bisa memulai langkah yang lebih baik, lebih maju, dan lebih bermutu agar koperasi terus berkembang," ujarnya.
Dalam sambutannya, Ahmad Bagiawan juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan RAT sebagai wujud komitmen pengurus dan anggota dalam menjaga transparansi dan profesionalisme tata kelola. Ia mencatat pertumbuhan koperasi di Kalimantan Selatan yang signifikan, dari 3.088 koperasi pada Januari 2025 menjadi 4.924 koperasi pada Februari 2026, termasuk pembentukan 2.013 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dari 227 koperasi binaan provinsi, 191 koperasi aktif sementara 36 koperasi tidak aktif. Ahmad Bagiawan mendorong Koperasi Konsumen Syariah Pegawai UIN Antasari untuk bertransformasi menjadi koperasi modern melalui penerapan prinsip Good Cooperative Governance (GCG) dan digitalisasi. Koperasi modern, menurutnya, harus memiliki daya saing tinggi, manajemen profesional, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan dan laporan keuangan.
Digitalisasi dapat berupa pendaftaran anggota elektronik, rekrutmen digital, RAT online, hingga laporan keuangan berbasis digital.
"Saya menyambut baik apabila ada rencana atau program digitalisasi yang diterapkan di koperasi ini. Inovasi adalah keharusan agar koperasi semakin maju dan mampu memantapkan perannya," kata Ahmad Bagiawan.
Selain meningkatkan kesejahteraan anggota, ia menekankan koperasi juga berperan sebagai mitra pemerintah dalam memajukan ekonomi daerah. Kemandirian, inovasi, dan partisipasi aktif anggota menjadi fondasi keberhasilan koperasi. "Dengan tata kelola yang baik dan benar, insya Allah kita bisa makmur bersama," tutupnya.
Next News

RSUD Ulin Perkuat Layanan Kanker lewat Pendampingan RS Kanker Dharmais
2 days ago

ASN Pemprov Kalsel Terapkan Pola Kerja Fleksibel, WFH Setiap Jumat
2 days ago

RSGM Gusti Hasan Aman Kenalkan Teknologi Laser untuk Tingkatkan Layanan Gigi
2 days ago

Tanah Laut Juara Umum Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII Tabun Bungai 2026
2 days ago

Evaluasi Kefarmasian Digelar, Dinkes Kalsel Tekankan Kepatuhan Regulasi Obat
a day ago

Muhidin Resmikan Dermaga Pasar Terapung TMII, Budaya Banua Tampil di Ibu Kota
a day ago

Dermaga Pasar Terapung TMII Dinilai Efektif Kenalkan Budaya Banjar
a day ago

Dermaga Pasar Terapung TMII Mulai Beroperasi, Dongkrak Promosi Wisata Kalsel
a day ago

Dermaga Pasar Terapung TMII Jadi Etalase Budaya Kalsel di Tingkat Nasional
a day ago

Produk UMKM Kalsel Laris di TMII, Madu Hutan hingga Boneka Bekantan Diburu Pengunjung
a day ago





