Senin, 8 Juni 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Petani Batola Belajar Gunakan Drone, Pertanian Modern Mulai Digenjot

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 07 June 2026 | 11:40 AM

Background
Petani Batola Belajar Gunakan Drone, Pertanian Modern Mulai Digenjot
Sekolah Lapang Drone Pertanian Digelar di Batola (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Marabahan — Drone tak lagi identik dengan fotografi atau hobi. Di Barito Kuala, teknologi ini mulai diperkenalkan kepada petani untuk mendukung aktivitas pertanian yang lebih cepat dan efisien.

Puluhan peserta dari brigade pangan, penyuluh pertanian, dan petugas BPP mengikuti Sekolah Lapang Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh, Kamis (4/6).

Pelatihan yang digelar Balai Pengelolaan Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSPTPH) Kalsel itu membekali peserta dengan keterampilan penggunaan drone pertanian serta pengelolaan usaha jasa alsintan.

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Hotni Elfrida Silalahi, mengatakan alsintan menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas pertanian.

"Pemanfaatan alsintan dapat mempercepat pekerjaan, meningkatkan efisiensi biaya, dan mendukung produktivitas pertanian," ujarnya.

Kepala BPSPTPH Kalsel, Wahdah, menjelaskan pelatihan ini digelar berdasarkan kebutuhan petani yang ingin memanfaatkan drone untuk pemetaan lahan, penyemprotan pupuk cair, hingga penebaran benih.

"Kami berharap alat ini bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat maksimal bagi petani," katanya.

Menurutnya, sekolah lapang drone di Rantau Badauh menjadi yang pertama digelar BPSPTPH Kalsel. Sebelumnya, pelatihan serupa lebih banyak berfokus pada penggunaan combine harvester dan rice transplanter.

Pemanfaatan teknologi pertanian modern ini diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Tags