Kamis, 21 Mei 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Produksi Beras Kalsel Naik 14,5 Persen, Distribusi Jadi Sorotan Pemprov

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 18 May 2026 | 02:19 AM

Background
Produksi Beras Kalsel Naik 14,5 Persen, Distribusi Jadi Sorotan Pemprov
Distribusi dan Pasokan Pangan Jadi Fokus, Kalsel Perkuat Peran Penggilingan Padi (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Lonjakan produksi beras di Kalimantan Selatan mulai dibarengi pembenahan distribusi pangan agar pasokan dan harga tetap stabil di masyarakat.

Hal itu dibahas dalam Pertemuan Alur Distribusi, Pasokan dan Akses Pangan Tingkat Penggilingan yang digelar di Banjarbaru, Rabu (13/5).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman mengatakan produksi beras Kalsel pada 2025 mencapai 697.788 ton atau naik 14,55 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Peningkatan produksi ini menunjukkan upaya peningkatan produksi telah berjalan dengan baik," ujarnya.

Meski begitu, ia menilai kenaikan produksi harus diimbangi sistem distribusi yang efektif agar pasokan tetap merata dan harga beras terkendali.

Dalam forum tersebut, penggilingan padi disebut memegang peran penting karena menjadi penghubung antara hasil panen petani dan kebutuhan masyarakat.

Pemprov Kalsel juga menyoroti sejumlah persoalan distribusi pangan, mulai dari konektivitas antarwilayah yang belum optimal, fluktuasi pasokan musiman, hingga perlunya modernisasi penggilingan padi.

Karena itu, pemerintah mendorong penguatan teknologi, peningkatan kualitas penggilingan, serta kerja sama antara petani, distributor, dan pelaku usaha pangan.

"Tanpa sistem distribusi yang baik, ketersediaan pangan tidak otomatis menjamin keterjangkauan dan stabilitas harga," kata Syamsir.

Tags