Pura Pura Lupa – Mahen: Arti Lagu tentang Mengikhlaskan Meski Belum Sembuh
Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 19 March 2026 | 01:52 PM


Lagu "Pura Pura Lupa" dari Mahen yang dirilis pada 2021 menceritakan tentang seseorang yang berusaha mengikhlaskan cinta lamanya, meskipun sebenarnya ia belum benar-benar bisa melupakan. Lagu ini menyentuh tema yang sangat emosional, yaitu ketika seseorang harus terlihat kuat di luar, padahal di dalam hatinya masih menyimpan luka yang dalam.
Cerita dalam lagu ini dimulai dari kenangan masa lalu, ketika tokoh dalam cerita pernah mencintai seseorang dengan sepenuh hati. Ia bahkan rela melakukan apa saja demi hubungan tersebut. Namun, hubungan itu berakhir secara tiba-tiba, meninggalkan luka yang belum sempat sembuh. Rasa kehilangan ini menjadi fondasi utama emosi dalam lagu, karena tokoh tersebut belum sepenuhnya berdamai dengan apa yang terjadi.
Konflik semakin kuat ketika orang yang ia cintai tiba-tiba kembali hadir, tetapi bukan untuk kembali bersama. Dalam potongan lirik seperti "tiba-tiba kamu datang saat kau telah dengan dia", tergambar situasi yang sangat menyakitkan. Kehadiran tersebut justru memperparah luka, karena orang yang dulu dicintai kini sudah bersama orang lain. Hal ini membuat tokoh dalam lagu merasa hancur untuk kedua kalinya.
Lagu ini juga menunjukkan pergulatan batin antara perasaan cinta dan keinginan untuk melupakan. Di satu sisi, ia masih memiliki rasa terhadap orang tersebut. Namun di sisi lain, ia sadar bahwa hubungan itu tidak mungkin kembali seperti dulu. Karena itu, ia memilih untuk menjaga jarak dan meminta agar orang tersebut tidak datang lagi, demi menghindari luka yang lebih dalam.
Bagian paling kuat dari lagu ini terletak pada makna "pura-pura lupa". Frasa ini bukan berarti benar-benar melupakan, melainkan usaha untuk terlihat baik-baik saja meskipun sebenarnya masih menyimpan perasaan. Ia memilih untuk mengalah dan membiarkan orang yang dicintainya bahagia dengan orang lain, walaupun dirinya harus menahan rasa sakit sendirian.
Keputusan ini mencerminkan bentuk cinta yang dewasa, meskipun penuh pengorbanan. Ia tidak ingin ada pihak lain yang terluka, sehingga memilih untuk menyingkir secara perlahan. Dalam konteks ini, "pura-pura lupa" menjadi cara bertahan, bukan karena benar-benar sudah move on, tetapi karena ia tahu itu adalah pilihan terbaik.
Secara keseluruhan, "Pura Pura Lupa" menyampaikan pesan tentang keikhlasan yang tidak mudah. Lagu ini menggambarkan bahwa melupakan seseorang bukanlah proses instan, apalagi jika perasaan yang dimiliki begitu dalam. Terkadang, seseorang hanya bisa berpura-pura kuat sambil perlahan belajar menerima kenyataan, hingga akhirnya benar-benar mampu melepaskan.
Next News

Festival Bamboo Rafting Loksado 2026, Sensasi Menyusuri Sungai Amandit dengan Rakit Bambu di Pegunungan Meratus
3 months ago

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
3 months ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
3 months ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
3 months ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
3 months ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
3 months ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
3 months ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
3 months ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
3 months ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
3 months ago

