Kamis, 18 Juni 2026
Amandit FM
Habar Banua

Wamenko Pangan Tinjau KSPEAN di HSS, Pastikan Program Swasembada Pangan Berjalan Optimal

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 15 June 2026 | 04:27 PM

Background
Wamenko Pangan Tinjau KSPEAN di HSS, Pastikan Program Swasembada Pangan Berjalan Optimal
Wamenko Pangan Tinjau KSPEAN di HSS (Amandit FM/HFW)

amanditmedia.id, Kandangan - Upaya memperkuat swasembada pangan nasional terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., meninjau langsung pelaksanaan program Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Desa Batang Kulur Tengah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (15/6).

Dalam kunjungan tersebut, Hanif memastikan berbagai komponen pendukung program ketahanan pangan berjalan dengan baik, mulai dari ketersediaan lahan pertanian, benih, tenaga penyuluh, hingga dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi beras.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSS, termasuk Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Di sela kunjungan, Hanif bersama rombongan meninjau area persawahan dan menyaksikan langsung aktivitas panen serta pola tanam yang diterapkan petani setempat. Menurutnya, apa yang ditunjukkan Hulu Sungai Selatan menjadi bukti bahwa target swasembada pangan bukan sekadar wacana, melainkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang terencana dan berkelanjutan.

"Kalimantan Selatan secara fisik memang telah mampu membuktikan diri sebagai pendukung ketahanan pangan di regional Kalimantan. Hari ini sesuai Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025, Kalimantan Selatan menjadi salah satu dari empat provinsi yang ditetapkan sebagai kawasan ketahanan pangan, energi, dan air nasional," ujarnya.

Hanif mengatakan keberhasilan program swasembada sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Bahwa swasembada itu nyata, benar-benar nyata. Tidak terlalu sulit dicapai selama kolaborasi dan kerja sama terus dilakukan, perencanaan dibangun secara terukur, dan eksekusinya dilakukan dengan seefisien mungkin," katanya.

Ia juga mengapresiasi kesiapan Hulu Sungai Selatan dalam mendukung program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, berbagai aspek pendukung mulai dari lahan pertanian, benih, penyuluhan, hingga kapasitas penyerapan hasil panen telah disiapkan dengan baik.

Selain itu, Hanif mendorong pemerintah daerah untuk terus menggaungkan capaian sektor pertanian kepada masyarakat melalui publikasi yang berkelanjutan.

"Saya sangat berharap panen-panen yang dilakukan ini terus dimunculkan di media, digaungkan terus. Dengan begitu masyarakat bisa melihat hasil kerja nyata yang telah dilakukan, sekaligus mendorong iklim usaha pertanian semakin bergairah," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor menyatakan pemerintah daerah siap menjalankan berbagai kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Ia menyebut kunjungan Wamenko Pangan menjadi motivasi bagi daerah untuk terus meningkatkan kapasitas produksi pertanian yang dimiliki.

"Hari ini suatu kehormatan bagi masyarakat Hulu Sungai Selatan karena Pak Wamenko Pangan datang langsung melihat kondisi ketahanan pangan di daerah kami, khususnya sektor produksi beras," ujarnya.

Bupati menjelaskan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki sekitar 35 ribu hektare lahan pertanian yang sebagian besar dapat ditanami hingga dua kali dalam setahun. Potensi tersebut akan terus dioptimalkan tidak hanya melalui perluasan dan pemanfaatan lahan, tetapi juga dengan meningkatkan produktivitas hasil panen.

Saat ini rata-rata produksi padi di HSS berada di kisaran 4,7 ton per hektare. Ke depan, pemerintah daerah menargetkan produktivitas tersebut dapat meningkat hingga 9,6 ton per hektare melalui berbagai upaya penguatan sektor pertanian.

"Kita tidak hanya menambah luas lahan pertanian, tetapi juga meningkatkan produktivitas lahan yang sudah ada. Mudah-mudahan ke depan Hulu Sungai Selatan dapat semakin berperan sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sebelum menuju lokasi persawahan, Wamenko bersama rombongan sempat menikmati kuliner khas Hulu Sungai Selatan. Momen tersebut terasa semakin akrab mengingat Hanif dan Bupati HSS telah saling mengenal sejak bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan beberapa tahun lalu.

Tags