AFC Konfirmasi Vietnam Ajukan Laporan, Tujuh Pemain Malaysia Dikenai Sanksi
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 14 February 2026 | 09:49 PM


Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengonfirmasi bahwa Vietnam mengajukan laporan terkait dugaan ketidakabsahan tujuh pemain naturalisasi di tim nasional Malaysia. Kasus ini muncul setelah pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027 pada Juni 2025, yang dimenangkan Malaysia 4-0 atas Vietnam.
Sekretaris Jenderal AFC, Seri Windsor Paul John, menegaskan laporan Vietnam memicu investigasi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan. Tujuh pemain yang menjadi sorotan adalah:
- Facundo Garces
- Rodrigo Holgado
- Imanol Machuca
- Joao Figueiredo
- Gabriel Palmero
- Jon Irazabal
- Hector Hevel
Setelah penyelidikan, FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain 12 bulan kepada ketujuh pemain, berlaku sejak 26 September 2025. Selain itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) didenda 350.000 CHF, dan masing-masing pemain dikenai denda 2.000 CHF.
Kasus ini menegaskan pentingnya transparansi dalam proses naturalisasi pemain dan menjadi peringatan bagi federasi di seluruh Asia Tenggara terkait regulasi FIFA.
Next News

Manchester United Naik ke Peringkat Tiga Usai Tumbangkan Crystal Palace 2-1 di Old Trafford
a month ago

FIFA Respons Kekhawatiran Keamanan Piala Dunia 2026 Usai Ketegangan AS–Iran
a month ago

Emil Audero Masuk Radar Juventus, tetapi Alisson Lebih Diunggulkan?
a month ago

Kembali ke Turin? Emil Audero Berpotensi Dapat Kontrak Fantastis dari Juventus
a month ago

Juventus Pertimbangkan Emil Audero untuk Perkuat Pos Kiper
a month ago

Manchester City Curi Tiga Poin di Elland Road, Tekan Arsenal dalam Perburuan Gelar
2 months ago

Benjamin Sesko Tajam dari Bangku Cadangan, Michael Carrick Belum Ubah Lini Depan Manchester United
2 months ago

Hasil PSG vs Monaco: Imbang 2-2, Agregat 5-4 Bawa PSG ke Fase Gugur
2 months ago

Dortmund Tersingkir! Atalanta Menang 4-1 di Leg Kedua Play-off
2 months ago

Hasil Juventus vs Galatasaray: Menang 3-0, Agregat 5-5 Bawa Laga ke Perpanjangan Waktu
2 months ago





