Arti Lagu Don't Call Me Angel Ariana Grande, Miley Cyrus & Lana Del Rey: Kekuasaan dan Kemandirian Perempuan
Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 02 March 2026 | 09:57 AM


Arti Lagu Don't Call Me Angel Ariana Grande, Miley Cyrus & Lana Del Rey: Kekuasaan dan Kemandirian Perempuan
Dirilis pada 2019 sebagai bagian dari soundtrack Charlie's Angels, Don't Call Me Angel menampilkan kolaborasi Ariana Grandeanyi amerika serikat"], Cyrus","penyanyi amerika serikat"], dan Lana Del Rey yang menekankan kemandirian, kekuatan, dan batasan pribadi perempuan. Lagu ini menggabungkan pop, R&B, dan elemen elektronik, menciptakan aura berani dan dominan.
Dalam bait pembuka, "Boy, don't call me angel, You ain't got me right, Don't call me angel, You can't pay my price", ketiga penyanyi menyampaikan pesan tegas bahwa mereka tidak dapat diatur atau dikategorikan oleh orang lain. "Angel" di sini menjadi simbol stereotip atau ekspektasi yang sering dilekatkan pada perempuan—cantik, patuh, dan lemah—yang mereka tolak dengan lantang.
Lirik seperti "I make my money and I write the checks, So say my name with a little respect, All my girls successful, And you're just our guest" menekankan independensi finansial dan profesional, sekaligus menegaskan kekuatan kolektif perempuan. Ariana, Miley, dan Lana menghadirkan citra wanita yang sukses, percaya diri, dan tidak tergantung pada siapa pun untuk validasi.
Selain itu, lirik "See you here with somebody, You sizing up my body, Don't you know that I bite when the sun set?" menunjukkan batasan tegas terhadap perhatian atau perilaku orang lain yang tidak pantas. Lagu ini menjadi semacam deklarasi bahwa mereka memilih bagaimana diri mereka diperlakukan, menolak dominasi atau ekspektasi dari pihak luar.
Musik yang energik dan vokal harmonis dari ketiga penyanyi menciptakan atmosfer empowering dan dramatis. Lagu ini tidak hanya soal ketegasan, tetapi juga tentang merayakan kekuatan perempuan dalam semua aspeknya—emosional, fisik, dan profesional.
Secara keseluruhan, Don't Call Me Angel adalah anthem kemandirian dan kekuatan perempuan. Lagu ini menyampaikan pesan jelas: perempuan berhak menentukan harga diri, batasan, dan jalan hidupnya sendiri, serta menolak segala stereotip atau ekspektasi yang mengekang.
Next News

Westlife: Rahasia Kenapa Mas-Mas Irlandia Ini Masih Jadi Juara di Hati Kita
10 days ago

Bukan Sekadar Boyband, Westlife Adalah Definisi Tongkrongan yang Menolak Bubar
10 days ago

Westlife: Dari Era Bangku Lipat ke Era Bapak-Bapak Estetik
10 days ago

Nostalgia Meteor Garden: Cerita di Balik Terbentuknya F4 yang Pernah Mengacak-acak Hati Kita
10 days ago

Nostalgia F4: Menelusuri Jejak Para Pangeran Meteor Garden yang Kini Sudah Senior
10 days ago

Westlife: Bukan Sekadar Modal Kursi Bar dan Wajah Tampan, Ini Sisi Lain yang Jarang Terungkap
11 days ago

Nostalgia Tipis-Tipis: Deretan Album Westlife Terbaik yang Wajib Masuk Playlist Kamu
11 days ago

Fenomena F4: Saat Seluruh Indonesia Terkena Demam Meteor Garden
11 days ago

Westlife: Kenapa Boyband 'Bapak-Bapak Wangi' Ini Tetap Jadi Juara di Hati Orang Indonesia?
11 days ago

F4: Dari Fenomena Meteor Garden hingga Menua dengan Gaya Masing-Masing
11 days ago





