Rabu, 10 Juni 2026
Amandit FM
Hiburan

F4: Dari Fenomena Meteor Garden hingga Menua dengan Gaya Masing-Masing

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 07 June 2026 | 08:00 PM

Background
F4: Dari Fenomena Meteor Garden hingga Menua dengan Gaya Masing-Masing
F4 (Instagram/F4)

Kalau kita bicara soal awal tahun 2000-an, rasanya mustahil nggak menyebut empat cowok gondrong yang berjalan slow motion dengan iringan lagu "Liu Xing Yu". Ya, F4 (Flower Four) bukan sekadar boyband atau grup aktor; mereka adalah cetak biru dari demam drama Asia di Indonesia jauh sebelum gelombang K-Pop menyerang. Jerry Yan, Vic Chou, Ken Chu, dan Vanness Wu adalah "Kings" pada masanya. Poster mereka menempel di tembok kamar remaja perempuan, rambut mereka ditiru cowok-cowok (meski banyak yang gagal), sampai stiker mereka ada di setiap buku tulis sekolah.

Tapi, waktu terus berjalan. F4 akhirnya memutuskan untuk jalan sendiri-sendiri demi mengejar karier personal. Ada yang tetap bersinar di bawah lampu sorot, ada yang bertransformasi jadi aktor watak yang disegani, dan ada pula yang memilih hidup lebih membumi. Mari kita bedah satu per satu perjalanan mereka yang penuh warna ini.

Jerry Yan: Sang "Ageless Vampire" yang Masih Betah Jadi Idola

Mari kita mulai dengan sang pemimpin, Jerry Yan. Si pemeran Dao Ming Si ini kayaknya punya rahasia awet muda yang nggak dibagi-bagi ke kita. Di usianya yang sudah kepala empat, Jerry masih punya pesona yang bikin dedek-dedek gemas sampai ibu-ibu histeris. Kariernya setelah F4 sebenarnya cukup stabil di jalur drama romantis. Jerry sempat vakum beberapa lama, tapi setiap kali dia balik ke layar kaca, publik pasti heboh.

Ingat drama "Count Your Lucky Stars" tahun 2020 lalu? Di situ dia dipasangkan dengan Shen Yue (pemeran Shancai versi baru). Meski beda usianya jauh banget, chemistry Jerry tetap dapet. Dia seolah membuktikan kalau gelar "Ikon Drama Idola" itu belum luntur. Namun, di balik itu, Jerry dikenal sebagai sosok yang sangat introvert dan perfeksionis. Dia nggak terlalu banyak tampil di variety show kecuali yang benar-benar berkualitas seperti "Call Me by Fire". Jerry adalah definisi selebriti yang menjaga privasi dengan sangat ketat, tapi sekalinya muncul, langsung "pecah".

Vic Chou: Transformasi Menjadi Aktor Watak Berkelas

Kalau Jerry adalah wajah dari F4, maka Vic Chou alias Zai Zai adalah "jiwa"-nya. Sejak memerankan Hua Ze Lei yang melankolis, banyak yang memprediksi kalau Vic punya bakat akting yang lebih dalam dibanding anggota lainnya. Dan tebakan itu benar. Pasca F4, Vic perlahan melepas image "flower boy" dan beralih ke peran-peran yang lebih gelap dan kompleks.

Puncaknya adalah saat dia membintangi "Black & White", sebuah drama aksi kepolisian yang sangat jauh dari kesan manis-manis klub F4. Lewat aktingnya yang mumpuni, dia bahkan meraih piala Best Actor di Golden Bell Awards (Oscar-nya Taiwan) lewat drama "Home" tahun 2013. Sekarang, Vic lebih sering terlihat di drama-drama serius atau film layar lebar. Dia juga sudah berkeluarga dan cenderung menjauh dari hingar-bingar media sosial. Bagi Vic, akting adalah profesi, bukan sekadar ajang cari popularitas. Vibes-nya sekarang sudah kayak aktor senior yang sangat dihormati.

Vanness Wu: Si Paling Multitalenta dan "Hypebeast"

Vanness Wu mungkin adalah anggota F4 yang paling adaptif dengan perkembangan zaman. Setelah Meteor Garden selesai, Vanness nggak cuma fokus di akting. Dia mengeksplorasi dunia musik dengan sangat serius. Dia pernah kolaborasi dengan Kangta (mantan anggota H.O.T dari Korea) yang sempat bikin gempar Asia. Vanness adalah "dancer" terbaik di grupnya, dan bakat itu dia salurkan dengan menjadi juri di ajang "Street Dance of China".

Selain musik, Vanness juga dikenal sebagai ikon fashion. Gayanya selalu paling nyentrik, edgy, dan up-to-date. Dia punya brand sepatu sendiri dan sering wara-wiri di Paris atau New York Fashion Week. Kalau anggota lain mungkin terasa seperti nostalgia tahun 2000-an, Vanness tetap terasa sangat "modern". Dia berhasil membangun persona sebagai seniman yang keren dan mandiri. Dia membuktikan kalau keluar dari bayang-bayang grup idola adalah tiket untuk menemukan jati diri yang lebih autentik.

Ken Chu: Realita Hidup dan Perjuangan yang Manusiawi

Terakhir ada Ken Chu, pemeran Xi Men yang flamboyan. Jujur saja, perjalanan karier Ken mungkin yang paling berliku dibandingkan rekan-rekannya. Ken sempat mengalami masalah kesehatan, tepatnya penyakit fibromyalgia yang membuatnya kesulitan menjaga berat badan tetap stabil. Di industri hiburan yang sangat mengagungkan penampilan fisik, kondisi ini tentu jadi tantangan berat buat Ken.

Ken pernah secara terbuka bilang kalau dia adalah anggota F4 yang paling "nggak laku" secara finansial di titik tertentu. Dia sempat menghilang dari radar, mencoba sekolah lagi, hingga akhirnya menikah dan hidup lebih tenang di luar pusat perhatian. Cerita Ken ini sebenarnya sangat relate bagi banyak orang. Bahwa hidup nggak selamanya berada di puncak, dan itu nggak apa-apa. Meski jarang muncul di drama besar, Ken masih aktif di beberapa acara televisi dan sering membagikan momen kebahagiaan sederhana bersama istrinya. Dia memberikan sisi "kemanusiaan" dari sebuah grup superstar.

Warisan yang Tak Tergantikan

Melihat mereka sekarang, ada rasa hangat tersendiri. Meski F4 sudah lama bubar dan masing-masing punya kehidupan sendiri, mereka tetap sesekali melakukan reuni kecil-kecilan (walau kadang lewat teknologi layar hijau karena pandemi atau kesibukan). F4 mengajarkan kita satu hal: popularitas itu ada masanya, tapi legacy adalah sesuatu yang abadi.

Jerry dengan karismanya, Vic dengan kualitas aktingnya, Vanness dengan kreativitasnya, dan Ken dengan kejujurannya—mereka semua telah tumbuh dewasa bersama kita. Menonton mereka hari ini bukan lagi soal seberapa keren rambut mereka, tapi soal menghargai proses perjalanan manusia. Karier mereka pasca F4 membuktikan kalau kesuksesan punya banyak definisi, nggak harus selalu jadi nomor satu di tangga lagu atau rating televisi. Terkadang, berhasil berdamai dengan diri sendiri dan menemukan kebahagiaan di luar panggung adalah pencapaian terbesar seorang bintang.

Tags