Disdikbud Kalsel Siapkan Program 2026, Perkuat Kedisiplinan dan Peluang Kerja Lulusan SMK
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 28 March 2026 | 01:10 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru – Peningkatan kualitas kedisiplinan, etos kerja, dan peluang kerja lulusan SMK menjadi fokus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan dalam program penguatan SDM tahun 2026.
Melalui Kabid Pembinaan SMK Firna Arsika yang mewakili Kepala Disdikbud Abdul Rochim, disampaikan bahwa hasil evaluasi Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (Dudika) menunjukkan masih ada aspek kebekerjaan yang perlu diperkuat pada peserta didik.
Aspek tersebut meliputi kedisiplinan, budaya kerja, etika, hingga kesiapan menghadapi dunia kerja. Untuk itu, Disdikbud Kalsel akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam program peningkatan kapasitas siswa yang dijadwalkan mulai triwulan kedua 2026.
Selain penguatan soft skill, Disdikbud juga menyiapkan sejumlah program untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat, termasuk membuka peluang kerja hingga ke luar negeri. Seluruh SMK di Kalimantan Selatan telah didorong mengusulkan program yang relevan dengan kebutuhan tersebut.
Di sisi lain, evaluasi juga dilakukan terhadap pola kemitraan antara sekolah dan Dudika. Langkah ini bertujuan memperkuat kerja sama agar lebih efektif dan saling menguntungkan.
Untuk mendukung hal tersebut, Disdikbud Kalsel berencana menggandeng Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah serta Bappeda dalam penyusunan regulasi, termasuk Rancangan Peraturan Daerah tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Regulasi ini diharapkan menjadi payung hukum dalam menghubungkan kebutuhan sekolah dengan dukungan dunia usaha, sekaligus membuka peluang kerja bagi lulusan SMK melalui kolaborasi berkelanjutan.
Dengan langkah tersebut, Disdikbud Kalsel menargetkan peningkatan serapan tenaga kerja lulusan SMK serta kepuasan dunia kerja terhadap kualitas lulusan di masa mendatang.
Next News

Pemprov Kalsel Sambut Kemenko Polkam, Bahas Percepatan Penanganan Blankspot
in 4 hours

Pemprov Kalsel Matangkan Pembentukan Komcad, Sasar ASN dan Warga Usia Produktif
in 3 hours

Skema Kerja Hybrid Diterapkan, Layanan Laboratorium Tetap Jalan Optimal
in an hour

Rakontek SDM Kesehatan Digelar, Peran Apoteker dan Penggunaan Antibiotik Jadi Sorotan
in 2 hours

Program RTLH 2026 Diperketat, Validasi Data dan Akuntabilitas Jadi Prioritas
an hour ago

"Banua Influencer" Jadi Ruang Kolaborasi Kreator Lokal dan Dispar Kalsel
2 hours ago

Penguatan Kinerja ASN dan Tertib Arsip Jadi Fokus Sosialisasi di Kalsel
3 hours ago

Jemaah Haji Kalsel Dilepas, Pesan Penting: Jaga Kesehatan dan Ikuti Arahan Petugas
4 hours ago

40 Pejabat Ikut PKA 2026, Disiapkan Jadi Penggerak Kinerja di Kalsel
6 hours ago

Hasnuryadi Melenggang Sendiri, Kursi Ketua KONI Kalsel Nyaris Tanpa Lawan
7 hours ago





